Stadion Ape Buan, yang sebelumnya disiapkan jadi salah satu venue El Tari Memorial Cup (ETMC) 2026, batal digunakan.
Ketua Panitia Pelaksana ETMC, Ignasius Boli Uran, S.Fil justru memilih untuk menghormati keputusan pemilik Ape Buan.
“Stadion Ape Buan adalah milik perorangan. Maka pemerintah daerah dan saya selaku ketua ETMC harus menghargai keputusan yang sudah mereka buat,” ungkap Ignas Uran dalam jumpa pers di ruang rapat Wakil Bupati pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kalimat itu pendek, tapi sikapnya jelas yakni Flores Timur tidak ingin perbedaan pandangan lagi soal lapangan, Flores Timur ingin jadi tuan rumah yang baik.
Sudahi Perdebatan
Beberapa hari terakhir, perdebatan, saling sindir soal kesiapan sebagai tuan rumah di Facebook, Grup WhatsApp, dan kolom komentar begitu bising.
Ignas meminta dengan tegas, sudahi perdebatan di media sosial yang dapat menimbulkan sikap antipati dan mengurangi animo masyarakat NTT untuk datang ke Kabupaten Flores Timur.
“Hendaklah ini kita hentikan,” pintanya.
Bagi Ignas, menjadi tuan rumah bukan hanya soal mampu menyediakan stadion. Tapi soal mampu menyediakan rasa nyaman bagi tamu untuk datang.
“Jadilah tuan rumah ETMC yang baik. Jangan menyebarkan berita-berita yang dapat mempengaruhi animo peserta dari kabupaten lain untuk datang,” ujarnya.
Ia mengingatkan Pengurus, Sekretaris, dan Pelaksana Harian ETMC untuk menyiapkan stadion Ile Mandiri dan lapangan Gawe Rato yang kini menjadi lokasi final harus disulap secepat mungkin.
“Tinggal beberapa waktu saja untuk pekerjaan fisik stadion Ile Mandiri dan Gawe Rato. Harus diberikan perhatian maksimal,” tegasnya.
Ape Buan Boleh Batal, ETMC Tidak Batal
Ia sadar, Flores Timur sedang tidak dalam kondisi ideal. Ada efisiensi anggaran, ada status bencana yang masih membayangi. Tapi bagi Ignas, publik tidak akan melihat itu.
“Orang tidak akan lihat adanya efisiensi. Orang tidak melihat kita dalam kondisi bencana. Kita sudah terima sebagai tuan rumah karena itu yang sudah direncanakan atau yang belum, itu harus dituntaskan,” tegasnya.
Ape Buan boleh batal. Tapi ETMC tidak batal. Flores Timur tetap jadi tuan rumah dan kini, tugasnya adalah merapikan Stadion Ile Mandiri dan Gawe Rato sebelum tamu-tamu dari seluruh NTT datang ke Flores Timur.
“Pemerintah sudah menyatakan sikap sebagai tuan rumah. Hal-hal yang kita eliminir itu mudah-mudahan menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai bagian dari persiapan,” pungkasnya.*
Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto
