Hilang 24 Jam–Dua WNA Irlandia dan Guide Diving asal Maumere Ditemukan Mengapung di Lautan

Hilang 24 Jam--Dua WNA Irlandia dan Guide Diving asal Maumere Ditemukan Mengapung di Lautan. Foto: dok.kaddes.net

Dua warga negara asing (WNA) asal Irlandia dan seorang guide diving asal Maumere hilang saat penyelaman di perairan Pulau Panga Batang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka Sabtu, 4 Oktober 2026.

Sejak mendapat informasi itu, Tim SAR Gabungan terus upayakan pencarian. Tim SAR melakukan penyisiran di lokasi kejadian hingga kawasan wisata Taman Laut Teluk Maumere, Senin, 5 Oktober 2026.

Tidak hanya personil gabungan terdiri dari SAR Maumere, Lanal, Polairud, namun Tim SAR Gabungan juga mengerahkan alutsar, di antaranya KN SAR Puntadewa 250, Speed Polair KP Sukur, Sea Rider KN SAR Puntadewa, serta Rubber Boat Kantor SAR Maumere.

Tepat pukul 09.00 Wita, Tim SAR Gabungan yang menggunakan Kapal Punta Dewa melakukan penyisiran, sekitar 3,17 nautical mail dari lokasi kejadian dengan pada koordinat 08°32’23.83″ S – 122°26’04.114″ E.

Di posisi itu, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua orang yang terapung di permukaan laut sambil melambaikan tangan meminta pertolongan.

Keduanya adalah DERVLA Mulligan, seorang wanita berusia 28 tahun WNA Irlandia dan juga Darragh MC Kierna, seorang pria 27 tahun juga WNA Irlandia.

“Dari kejauhan tampak terlihat ada yang melambaikan tangan meminta pertolongan. Saya langsung perintahkan Kapten Kapal untuk menuju lokasi dan benar saat tiba kedua penyelam asal Irlandia ini dalam kondisi selamat dan terapung di lautan,” kata Ruslan, Kepala Operasi dan Siaga Kantor SAR Maumere.

Kaddes.net ikut bersama Tim melakukan pencarian korban.

Setelah dua WNA asal Irlandia  berhasil dievakuasi ke atas kapal, Ruslan menuturkan, tim pun melanjutkan pencarian terhadap Frederik Horimpun, pria berusia 39 tahun, warga Kelurahan Nangameting, selaku guide diving kedua warga Irlandia itu.

Dan hanya berselang 5 menit, Frederik ditemukan Tim SAR Gabungan yang menggunakan kapal polisi Sukun dan dalam kondisi mengapung di lautan.

“Pada pukul 09.05 WITA, Speed Polair KP Sukur berhasil menemukan satu orang WNI yang merupakan tour guide dalam kondisi selamat pada koordinat 08°33’37.61″ S – 122°26’10.13″ E, atau sekitar 4,21 NM dari lokasi kejadian,” paparnya.

Setelah ketiganya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, Tim SAR Gabungan pun langsung bergerak kembali ke Pelabuhan Wuring guna memberikan perawatan medis terhadap para korban.

Suasana di pelabuhan pun penuh sukacita. Sejumlah keluarga dan kerabat menyambut kedatangan para penyelam yang sempat hilang dengan penuh keharuan.*

Penulis: Tata Shinto I Editor: Sutomo Hurint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *