Cerita Gavril dan Gabriel Antar Perse Ende ke Final Soeratin Cup U-17 Tahun 2026

Tim Laskar Kelimutu Perse Ende memastikan diri mengantongi tiket ke partai final Piala Gubernur NTT Liga Soeratin Cup U-17 tahun 2026 yang dihelat di Maumere, Kabupaten Sikka.

Kepastian itu diukir Perse Ende setelah menang dalam adu pinalti 6-5 atas Laskar Inerie Citra Bakti Ngada setelah bermain imbang tanpa gol di 2×24 menit laga di Stadion Gelora Samador pada Selasa, 11 Agustus 2026 petang. 

Kemenangan Perse Ende tidak terlepas dari dua pemain andalannya. Mereka berdua mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati stadion Gelora Samador saat laga berlangsung. 

Keduanya, adalah Kristianus Gavril Fua Mana, pelajar kelas XI SMAK Syuradikara, sang penjaga gawang yang penuh itu sigap berhasil menepis bola penendang ke tujuh CBN Alexander Fono diarahkan ke tengah gawang. 

“Awalnya saya gugup, namun dalam hati saya berdoa agar Tuhan tidak meninggalkan saya,” kata Kristian Gravril. 

Putra dari pasangan Benyamin Arison dan Kristina Alvrida Miri yang kini berada di Kelas XI SMAK Suryadikara menuturkan, saat penendang hendak mengeksekusi tendangan pinalti, ia menatap mata lawan dan membaca kemana arah tendangannya.

“Puji Tuhan, saya berhasil menepis tendangan itu. Dan tekat kami akan bawah pulang piala ke Ende,” ungkap Graviil. 

Selain Graviil, Gabriel Spagnaly Riwu, pelajar SMK Negeri 3 Ekoae pun menjadi sosok yang berhasil mengantar Perse Ende ke partai final.

Saat dipercayakan menjadi salah satu algojo pinalti penentu, ia begitu tenang memperdayai penjaga gawang Arkadius Tiwu dan membuahkan kemenangan untuk Perse Ende 6-5. 

“Demi nama Perse Ende, saya yakin tendangan saya mampu membobol gawan lawan,” ungkapnya penuh kegembiraan. 

Pahlawan Perse Ende

Kemampuan menampilkan permainan terbaik yang ditunjukkan Givril dan Gabriel mendapat apresiasi dari sejumlah pemerhati sepak bola.

Selain Fery Taso Ketua DPRD Ende juga datang dari pimpinan lembaga pendidikan Katolik SMA Suryadikara Ende, Bruder Christianus Riberu, SVD yang hadir menyaksikan dan merayakan kemenangan Laskar Kelimutu. 

“Satu kata untuk keduanya, Pahlawan yang menyelamatkan Perse,” tegas Bruder Christianus. 

Bruder Christianus mengatakan, keputusan yang diambil penjaga gawang Perse Ende yang tak lain merupakan siswa di lembaga yang ia pimpin merupakan bukti keberanian untuk menyelamatkan gawang.

“Saya melihat sejak awal permainan ia sangat konsisten dalam melakukan tugas sebagai penjaga gawang dan terbukti mampu menepis bola saat pinalti tadi.” ucapnya. 

Menurut Bruder Christianus, untuk mendukung tim Perse Ende yang bermain final sambil menunggu hasil pertandingan antara Persami Maumere berhadapan dengan BMP Flores Timur, pihaknya akan mengerahkan ribuan suporter Suryadikara turun ke Maumere pada 14 Agustus mendatang. 

“Untuk mendukung 13 anak Suryadikara yang main di Perse Ende, kami akan kerahkan Suporter dari Almamater. Dan kami akan bawa pulang Tropi ke Ende,” tandasnya.* 

Penulis: Tata Shinto I Editor: Sutomo Hurint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *