Tanaman Vanili seperti komoditas perkebunan lainnya memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat tani.
Vanili sering diibaratkan sebagai tanaman emas dengan warna hijau di ladang petani. Tanaman yang satu ini memang memiliki nilai jual yang bernilai ekonomis tinggi. Makin baik kualitas tanaman vanili maka harga jualnya semakin tinggi.
Sehingga tidak heran jika peluang usaha budidaya vanili sangat menjanjikan. Saat ini semakin banyak petani tertarik untuk membudidayakan tanaman vanili karena keuntungannya yang tinggi.
Guna mendapatkan hasil panen yang baik, berikut ada 9 langkah praktis dalam budidaya vanili yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi.
Langkah ini dibuat oleh Akademi Ekologi Jiro-Jaro, sebuah lembaga pendidikan non formal di bawah naungan Wahana Tani Mandiri (WTM) berbasis di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Syarat Tumbuh:
Ketinggian DPL ideal 400-700 m
Kelembaban udara sekitar 65%-80%. Curah hujan sekitar 1500-2500 mm/ tahun. Suhu udara optimal sekitar 20-30 derajat celcius pH sekitar 6-7.

Tanah yang baik untuk menanam vanili adalah tanah yang gembur, lempung berpasir dan kaya bahan organik
Teknik Budidaya Vanili:
1. Persiapan Bibit
a. Bibit yang baik berasal dari tanaman yang sehat, unggul, buah banyak, serta tahan terhadap H/P, Stek batang cukup tua, panjang 2–3 meter atau lebih
b. Teknik Pembibitan:
Buat rumah bibit. Luas area sesuai kebutuhan, polybag 25 X 30 cm diisi tanah dan pupuk organik.
Letakan polybag dengan jarak 30 cm. Potong sulur untuk bibit sepanjang 30-50 cm (3-5 ruas), Tanam bibit ke dalam polybag
2. Persiapan Lahan
Lahan dibersihkan: Cangkul tanah dan campur bahan organik. Tanam panjatan kayu gamal setinggi 1,8 meter dengan jarak 1,5 meter x 1,5 meter.
Buat bedengan ikut barisan panjatan. Buat lubang tanam 30 x 30 x 40 cm pada satu sisi pohon panjatan +/- 30 cm dari panjatan
3. Penanaman
Bibit berumur sekitar 6-7 bulan,
Waktu terbaik yaitu awal musim hujan. Lepaskan polybag, Tanam dan padatkan tanah sekitarnya. Ikat batang vanili dengan tali pada panjatan
4. Pemeliharaan
a. Penyulaman:
Bila ada tanaman yang mati, Tanam bibit yang sudah disiapkan.
b. Penyiangan:
Bila ada rumput di sekitar batang vanili. Cabut rumput. Hati-hati agar tidak mengganggu perakaran vanili.
c. Pengaturan Sulur:
Atur arah sulur tumbuh ideal agar:
Tidak terlalu tinggi. Ada keseimbangan ruang. Mudah untuk mengawinkan.
d. Penyiraman:
Tanah pada tanaman vanili tidak boleh kering. Tanah harus tetap lembab. Bila tidak ada hujan, lakukan penyiraman.
5. Pemangkasan
Pemangkasan Bentuk: Saat panjang sulur muda panjang 50 cm. Potong 15 cm bagian ujung tanaman vanili. Akan muncul beberapa tunas baru. Sisakan tiga cabang untuk dipelihara.

Pemangkasan Produksi: Tanaman vanili umumnya mulai berbunga pada umur 24- 36 bulan setelah tanam, dapat dirangsang dengan pemangkasan.
Potong 2-3 ruas pucuk 2-4 bulan menjelang berbunga dan setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.
Pemangkasan Peremajaan: Potong cabang-cabang yang telah selesai berbuah. Tanaman menjadi remaja dan berpotensi kembali.
6. Pengendalian Penyakit
Penyakit Busuk Batang. Penyakit utama yang sering serang vanili. Penyebab: jamur Fusarium Oxyporum f sp.
Serangannya cukup luas dan dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup besar.
Pencegahannya:
Bibit stek bebas dari penyakit busuk batang. Usahakan tanaman vanili tidak terluka dan bedeng/gulu dan tidak terinjak. Hindari penggunaan pupuk kandang dari kotoran ayam.
Pembuatan drainase agar tidak tergenang. Pemusnahan sejak dini bagian tanaman yang terkena gejala serangan penyakit. Penggunaan fungisida organik.
7. Pemupukan
Lakukan pemupukan pada tanaman vanili. Gunakan pupuk kandang (sapi/ kambing), pupuk hijau, bokasi dan kompos.
Waktu pemupukan pada saat awal musim hujan. Pupuk ditaburkan pada permukaan tanah sekitar perakaran
8. Penyerbukan
Bunga vanili tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Proses penyerbukannya harus dibantu oleh serangga atau Bunga siap serbuk bila sudah mekar.
Bunga mekar malam hari mulai jam 00.00 dan berlangsung selama 12 jam. Cuaca yang baik: cuaca kering, tidak basah karena embun, dan tidak banyak angin.
Penyerbukan mulai pukul 06.00 atau pukul 07.00-09.00 atau pukul 00. Satu tandan cukup dipertahankan 15-20 buah.
Cara melakukan penyerbukan:
– Siapkan lidi ukuran 11 cm.
– Bunga dipegang tangan kiri, tangan kanan memegang lidi.
– Membuka atau merobek bibir bunga hingga tangkai putik kelihatan, tutupnya diangkat.
– Menekan kepala benang sari ke arah kepala putik.
– Penyerbukan berhasil maka 2-3 hari kemudian akan terlihat kelopak bunga yang berguguran.
9. Panen
Pemanenan buah vanili berumur sekitar 8-9 bulan, setelah penyerbukan bunga. Tanda-tanda buah vanili siap dipanen: Perubahan warna dari hijau tua mengkilat menjadi hijau
muda suram.
Ada garis-garis kecil warna kuning pada kulitnya, lambat laun membesar dan ujung menjadi kuning.
Pemanenan vanili ini dapat dilakukan secara berkala selama 1 sampai 2 bulan.
Cara panen: petik buah masak dengan tangan lalu dimasukan ke dalam wadah. *
Penulis: Tata Shinto
