Warga Waioti-Sikka Kerja Bakti 3M Plus Perangi DBD

Perangi ancaman penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan, Pemerintah bersama masyarakat Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) gencarkan melakukan bakti sosial 3M plus.

Disaksikan Kaddes.net, pada Senin, 20 Februari 2026, sejak pukul 06.00 WITA, sepanjang ruas jalan pertigaan Jalan Brai hingga depan gereja Santo Stefanus dan sepanjang jalan belakang Kodim 1603 Sikka, warga kelurahan Waioti, bergotong royong.

Mereka turun kerja bakti dengan menggunakan parang, sapu. Membersihkan rerumputan yang menghijau sepanjang jalan. Ada pula mengumpulkan sampah berbagai jenis dan bentuk yang berserakan.

“Baksos 3M Plus ini sebagai komitmen pemerintah kelurahan bersama warga untuk memerangi penyebaran penyakit DBD yang biasa menyerang anak-anak,”  kata Lurah Waioti, Yosep Suyanto Nong Files kepada Kaddes.net, Jumat pagi

Nong Files menjelaskan, kegiatan kerja bakti membersihkan sampah dengan cara 3M, menguras tempat air, menutup penampungan, dan mendaur ulang barang bekas ini dilakukan setiap hari Jumat.

Dan menurut dia, biasanya dipusatkan di lokasi yang diduga sebagai sumber dan sarang jentik nyamuk aides agipty yang berpotensi mengancam warga terserang penyakit DBD, menyusul adanya kasus 9 kasus DBD sejak awal januari hingga Februari 2026.

“Kerja bakti ini tidak saja untuk menciptakan lingkungan sekitar menjadi bersih, namun juga sebagai upaya pemberantasan penyakit DBD, apalagi dua bulan terakhir di Waioti ada 9 kasus,” tegas Files.

Selain kerja bakti dengan sistem 3M Plus, kata Nong Files, Pemerintah Kelurahan Waioti juga menggandeng petugas Puskesmas Beru, PKK, Kader Posyandu dan tim jentik untuk bersama memberikan edukasi dan sosialisasi kesehatan dalam pemberantasan DBD.

“Semua komponen di masyarakat kita libatkan. Nanti ada tim yang melakukan pemantau jentik ke setiap rumah. Juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar bisa mendapatkan abate untuk dibagikan ke warga,” pungkas Nong Files. *

Penulis: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *