Bahan-bahan pembuatan pupuk Bokashi dan pupuk cair ini sangat mudah. Bahan-bahannya pun tidak sulit didapat–ada di sekitar lingkungan dan kebun petani.
Berikut Kaddes.net menyajikan tips pembuatan pupuk Bokashi dan pupuk cair yang diperoleh dari Wahana Tani Mandiri (WTM).
Pupuk Bokashi
Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk pupuk bokashi:
1. Kotoran ternak
2. Jerami padi
3. Serbuk kayu, sekam
4. Batang pisang
5. Abu dapur
6. Daun legum(daun gamal, lamtoro, turi)
7. Sabuk kelapa
8. EM-4 dan gula pasir
9. Air secukupnya
Bahan bokashi terdiri dari bahan yang mengandung N, P dan K. Bahan-bahan yang mengandung N (nitrogen) berasal dari hijauan daun legum.
Bahan yang mengandung Posfor berasal dari kotoran ternak, batang pisang, abu dapur, jerami dan serbuk kayu atau sekam padi.
Sedangkan bahan yang mengandung kalium dan kalsium berasal dari sabuk kelapa juga dr jerami padi.
Cara Pembuatan:
Pertama-tama, bahan-bahan yang telah disiapkan, dicacah terlebih dahulu. Kemudian masing masing jenis bahan dituangkan di tempat/wadah fermentasi, lalu diaduk sampai merata.
Untuk mempercepat proses fermentasi, EM-4 yg dilarutkan terlebih dahulu dgn air dan gula. Kemudian disiramkan/dipercik hingga merata.
Proses tersebut dilakukan secara berulang ulang sampai semua bahan terlihat basah, kemudian ditutup rapat.
Selama proses fermentasi sampai 14 hari dilakukan pengecekan suhu sekitar 45 derajat. Kalau terlalu panas maka wadah dibuka, dilakukan pengadukan secara merata hingga suhunya kembali normal.
Setelah 14 hari fermentasi, bokashi siap dipakai.
Pupuk Cair
Untuk pupuk cair bahannya sama dengan pupuk bokashi, hanya prosesnya yang berbeda.
Bahan-bahan tersebut diisi ke dalam karung kemudian dimasukkan ke dalam drum.
Setelah itu campuran EM-4 dituangkan secukupnya, kemudian ditambah air.
Waktu fermentasi selama 14 hari
Hasil praktek kemarin pupuk cair organik di lakukan fermentasi sebanyak 2 drum, yang diperkirakan akan menghasilkan pupuk cair sebanyak 200 liter. *
Penulis: Tata Shinto
