Pemkab Flores Timur Lepas 90 Petani Flores Timur Belajar Praktik Pertanian Modern dan Produktif di TTS

Pemerintah Kabupaten Flores Timur melepas secara resmi 90 petani ikut studi banding dan pelatihan pertanian di TTS

Pemerintah Kabupaten Flores Timur, secara resmi melepas 90 petani untuk mengikuti studi banding dan pelatihan pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah sebanyak 90 peserta yang terdiri dari 80 petani yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan 10 petani yang mendapat dukungan dari Yayasan Karitas.

Keberangkatan para petani ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk meningkatkan kapasitas petani sekaligus mendorong lahirnya praktik pertanian yang lebih modern dan produktif.

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, S.Fil dalam sambutannya mengatakan bahwa sektor pertanian dan perikanan merupakan fokus utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Doni Dihen dan Wakil Bupati Ignasius Boli.

“Ketika sektor ekonomi pertanian dan nelayan menjadi fokus pembangunan, maka yang harus kita pikirkan adalah program, terobosan, dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, sekaligus menjamin ketahanan pangan masyarakat,” ujar Ignas Boli.

Ignas menegaskan kegiatan tersebut bukanlah perjalanan wisata, melainkan kesempatan belajar langsung dari daerah yang telah berhasil menerapkan praktik pertanian yang lebih maju.

Ignas Boli meminta para peserta agar tidak terpengaruh oleh berbagai pandangan negatif yang menganggap studi banding sebagai kegiatan yang menghabiskan anggaran tanpa manfaat.

“Ini bukan pergi berwisata. Tujuan utama ke Soe adalah belajar sebagai petani. Studi banding adalah bagian dari pengembangan kapasitas profesi. Kalau pejabat bisa mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan, maka petani juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya,” tegasnya.

Ignas menegaskan perubahan pola pikir para petani menjadi kunci utama dalam memajukan sektor pertanian di Flores Timur.

“Petani harus berani meninggalkan kebiasaan lama dan mulai menerapkan metode pertanian yang lebih efektif dan produktif,” ungkap Ignas.

Dorong Pemanfaatan Lahan Secara Maksimal

Wabup Ignas Uran dalam kesempatan itu, juga menyoroti lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, kebutuhan pangan masyarakat Flores Timur masih banyak dipasok dari luar daerah. Padahal, kata Dia, Flores Timur masih memiliki lahan yang dapat dimaksimalkan untuk Pertanian.

Ia mengharapkan melalui studi banding tersebut, para petani dapat mempelajari berbagai teknik pertanian hortikultura modern yang bisa diterapkan di Flores Timur untuk peningkatan produksi pertanian lokal.

“Kita ingin petani belajar bagaimana memanfaatkan lahan secara maksimal untuk sayuran, buah-buahan, tanaman obat, maupun tanaman produktif lainnya. Semua itu bertujuan meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani,” katanya.

Dukungan Mitra Pembangunan

Ignas Uran menjelaskan kegiatan studi banding ini terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Flores Timur dengan sejumlah lembaga dan mitra pembangunan.

Ignas Uran menyampaikan apresiasi kepada Bappenas, BPR, Yayasan Plan, Karitas Keuskupan Larantuka, Yayasan Gema Indonesia Sejahtera, dan berbagai lembaga lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan petani.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak yang peduli terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani,” ujarnya.

 

Di akhir sambutannya, Ignas Boli berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Flores Timur selama berada di Soe serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman.

“Pergilah sebagai duta pertanian Flores Timur. Belajarlah dengan rendah hati, lihat apa yang sudah berhasil mereka lakukan, lalu pulang dan terapkan di kampung halaman masing-masing demi kemajuan pertanian Flores Timur,” pungkasnya.*

Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *