Petani Flores Timur Dapat Bantuan Alsintan Dari Tani Merdeka Indonesia, Bupati Anton Doni Minta Dimanfaatkan Lebih Serius

Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen secara simbolis menyalakan traktor roda empat bantuan Tani Merdeka Indonesia

Tani Merdeka Indonesia menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani Flores Timur di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur pada Kamis, 11 Juni 2026.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, menyampaikan rasa bangga karena petani di Flores Timur akhirnya dapat merasakan manfaat dari Tani Merdeka Indonesia.

Ia berharap bantuan alsintan berapa traktor jenis roda dua dan roda empat ini dapat benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Flores Timur.

“Kami senang melihat wajah para petani penerima manfaat. Namun ada catatan penting semoga alat-alat ini digunakan secara maksimal untuk kerja-kerja pertanian,” kata Wilfridus.

Wilfridus berharap agar para petani juga dilatih menjadi operator. Sebab kata Dia, pengalaman sebelumnya menunjukkan masalah operator menjadi kendala. Ia juga meminta agar Dinas Teknis dan DPRD melakukan pengawasan. 

“Alat ini diberikan kepada kelompok, bukan hanya dipakai oleh ketua kelompok. Bantuan akan terus diberikan dengan komunikasi yang sehat,” tegasnya.  

Bupati Tekankan Pemanfaatan Serius

Sementara itu, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen menegaskan bantuan alat pertanian yang diterima kelompok tani harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. 

Dalam sambutannya, Anton Doni Dihen mengatakan kedatangan bantuan dari Jakarta kali ini berlangsung lebih cepat dari biasanya.

“Biasanya lama baru tiba di sini, tau-taunya sudah meluncur sendiri kemarin sampai. Pak PLT Dinas Pertanian juga terkejut, barang ini sudah sampai dari mana,” ucap Anton.  

Dia menjelaskan bantuan tersebut disalurkan melalui Wilfridus Yons Ebit yang disebutnya sebagai jembatan komunikasi dengan Kementerian Pertanian.

“Beliau menghadapi birokrasi yang kaku, trombosi yang sulit, tapi bisa diurai sehingga bantuan ini turun dengan cepat,” ungkap Anton.

Penyerahan secara simbolis bantuan alsintan kepada Bupati Flores Timur, disaksikan langsung oleh Anggota DPRD Flores Timur dari Fraksi Partai Gerindra, Vinsensius S. Hikon

Menurutnya, meski Flores Timur masih kalah dibanding kabupaten lain yang lebih intensif membangun komunikasi, kali ini pihaknya menerima empat unit traktor roda empat dan lima unit roda dua.

“Ke depan mudah-mudahan kita bisa dapat tambahan lebih banyak,” ujarnya. 

Anton menekankan, bantuan yang diterima harus terkorelasi dengan hasil. Ia menyinggung kondisi traktor di kampung-kampung yang tidak didayagunakan dengan baik.

“Kelompok tani yang ada, sering hanya nama saja. Ketua eksis, anggota tidak jelas. Karena itu ke depan harus sungguh-sungguh serius,” katanya. 

Ia menambahkan, organisasi gotong royong perlu dihidupkan kembali agar bantuan benar-benar memberi dampak.

“Kelompok yang dapat bantuan harus menunjukkan produktivitasnya naik. Tahun berikutnya bisa kita ukur,” jelasnya. 

Anton juga menyinggung dukungan sarana produksi seperti bibit dan pupuk yang digelontorkan dari Jakarta.

“Di bulan April tahun depan kita mulai ukur produktivitas meningkat berapa. Kalau pakai bibit unggul, tentu saja produktivitas harus meningkat,” ujarnya. 

Ia menegaskan komitmen membangun sektor pertanian harus serius agar ekonomi tumbuh.

“Pertanian adalah sandaran hidup kita. Kita harus fokus agar produktivitas meningkat, baik tanaman maupun usaha peternakan,” kata Bupati Anton. 

Adapun Kelompok Penerima Bantuan Alsintan ini adalah Kelompok Tani Merdeka, Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Kelompok Tani Lemba Duli, Desa Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kelompok Tani Lango One, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Kelompok ini mendapatkan traktor jenis roda 4.

Sedangkan bantuan jenis traktor roda dua, diberikan kepada Kelompok Tani Ema Sare, Desa Nuhalolon, Kecamatan Solor Barat, Kelompok Tani Ako Puken, Kecamatan Tanjung Bunga, Kelompok Tani Orta, Desa Sinarhadigala,  Kelompok Tani Riana I, Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang dan Kelompok Tani Bunga Tanjung, Desa Aransina, Kecamatan Tanjung Bunga.*

Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *