Antisipasi kecelakaan di ruas jalan Brai, tepatnya depan gereja St. Stefanus Martir, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, warga pasang ranting pohon jadi rambu lalulintas, Senin 25 Mei 2026 malam.
Aksi penancapan ranting pohon ini menyusul adanya lubang yang mengarah di tengah jalan yang membahayakan kendaraan yang melintas.
“Ada dua lubang di badan jalan. Konstruksi badan jalan yang rongga. Kami tandai dengan ranting pohon,” kata Ino Imung di depan Gereja St. Stefanus Martir, Senin malam.
“Kami tandai dengan ranting agar tidak terjadi kecelakaan apalagi saat malam hari seperti saat ini,” tambah Ino Imung.
Ia berharap, pemerintah melalui dinas terkait bisa memperbaiki jalan yang berlubang ini agar tidak terjadi kecelakaan saat kendaraan melintas.
“Kalau bisa Dinas Perhubungan bisa menaruh satu rambu lalulintas agar kendaraan aman saat melintas,” pintanya.
Pantauan Kaddes.net, kondisi jalan berlubang ini sudah terjadi dua pekan terakhir. Saat malam hari selalu saja ada kendaraan yang nyaris celaka akibat lubang di jalanan tersebut. *
Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint
