Memperingati Hari Kartini dan menghayati perjuangan tokoh Perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak kaum perempuan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka menggelar kegiatan jalan sehat.
Sabtu 25 April 2026 sekitar pukul 07.00 Wita, ratusan mama dan remaja Putri melakukan aksi jalan sehat keliling Kota Maumere dengan titik star dari depan rumah jabatan Bupati Sikka di jalan Eltari.
Sepanjang perjalanan, ratusan mama dan remaja putri yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK lantang mengkampanyekan aksi perang terhadap tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sikka.
“Jalan sehat memperingati hari Kartini ini, kita serukan untuk perangi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kerap terjadi di tanah air dan khususnya di nian tanah Sikka,” tegas Fista Sambuari Kago, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Sabtu pagi.
Menurut Fista, kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah persoalan serius yang harus menjadi perhatian semua pihak.
Kegiatan ini menjadi medium edukatif yang menyatu dengan semangat kebersamaan warga dari berbagai kecamatan untuk berani berbicara lantang tentang setiap kekerasan yang dialami kaum perempuan dan anak, serta menuntut keadilan bagi korban.
“Mari kita perangi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih saja terjadi di nian tanah ini,” tandas Fista sembari mengajak.
Selain aksi jalan sehat, peringatan hari Kartini ke-147 diwarnai dengan lomba busana tradisional guna melestarikan budaya tenun ikat yang menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Sikka.
Lomba busana tradisional berlangsung di aula rumah jabatan bupati diikuti sejumlah mama-mama dan remaja putri perwakilan dari desa dan kelurahan yang ada.
Pantauan Kaddes.net, salah satu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih menjadi sorotan masyarakat Kabupaten Sikka saat ini adalah kasus pembunuhan terhadap seorang remaja putri yang diduga dilakukan oleh kakak kelas di SMP MBC Ohe dan kini dalam penanganan pihak Kejaksaan Negeri Sikka.*
Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint
