Berstatus Waspada (level 2), aktivitas vulkanik gunung api Lewotobi Laki-laki di Pulau Flores, Kabupaten Flores Timur, NTT, mengalami peningkatan.
Gunung dengan ketinggian 1.584 meter dari permukaan laut ini, kembali mengalami erupsi pada Kamis 23 April 2026, sejak pukul 00.29 hingga 09.32 Wita.
Data Pos Pengamatan di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, merekam, erupsi terjadi dengan melontarkan material abu vulkanik setinggi 800 meter hingga 1,8 kilometer mengarah ke bagian barat daya, utara hingga timur laut.
“Sejak dini hari hingga pukul 09.32 Wita tadi, gunung Lewotobi Laki-laki mengalami tiga kali letusan,” ungkap Herman Yoseph Mboro, Ketua Pos Pengamatan Lewotobi Laki-laki, Kamis pagi.
Herman menjelaskan, aktivitas erupsi yang terekam di seismogram dengan kekuatan amplitudo maksimal 2,9 mm hingga 22,2 mm dan berlangsung selama 1 menit 21 detik hingga 2 menit 40 detik.
“Durasi erupsinya cukup lama namun kekuatan amplitudo maksimalnya masih berada di bawah batas maksimal,” terangnya.
Untuk itu, pinta Herman, Badan Geologi merekomendasikan agar warga yang berada di kaki gunung untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
“Adanya peningkatan aktivitas, warga selain dilarang beraktivitas di radius 4 kilometer, juga harus menggunakan masker agar tidak mengganggu pernapasan,” tandasnya.*
Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint
