Pelaku UMKM dan petani desa di Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, diminta untuk menangkap peluang program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selis Fernandez, Camat Ile Mandiri mengatakan, MBG merupakan salah satu program strategis Prabowo-Gibran tidak saja memberikan perbaikan gizi kepada anak-anak sekolah tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa.
Selis mengatakan saat ini di Kecamatan Ile Mandiri telah memiliki 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Keba Baipito dan SPPG Ceria.
Sebab itu, kata Selis pelaku UMKM dan Petani desa di Ile Mandiri dapat bekerjasama dengan kedua pengelola SPPG menjadi penyuplai bahan baku.
“Ini peluang. Pelaku UMKM dan Petani desa dapat bekerjasama dengan Pengelola Dapur MBG menjadi penyuplai bahan baku makanan MBG,” ungkap Selis kepada Kaddes.net pada Senin, 2 Februari 2026 di ruang kerjanya.
Selis mengaku Pemerintah Kecamatan merespon positif program MBG ini. Pihak Kecamatan katanya, berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menghidupkan kembali BUMDES yang macet.
“Program MBG ini mesti dilihat sebagai hal yang positif. Kita akan bangun pemahaman bersama terhadap BUMDES yang macet ini kedalam suatu wadah bersama dalam bentuk BUMDes bersama,” jelas Selis.
Selis menambahkan bahwa secara kasat mata Kecamatan Ile Mandiri masih banyak lahan tidur yang dapat dimaksimalkan untuk aktivitas ekonomi seperti perkebunan sayur, buah-buah, dan peternakan.
“Bagaimanapun melalui BUMDES dapat dilakukan pengadaan makanan lokal yang dikemas secara lebih baik. Agar, barang mentah untuk MBG tidak diambil dari luar. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tutup Selis. * (Tim Redaksi).
