BPBD Sikka Rilis Data Korban Gempa Terbaru, 11.862 Pengungsi, 2.560 Bangunan Rusak

Operasi SAR penyelamatan korban gempa Flores

Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali merilis data terbaru kebencanaan Gempa Flores 7,7 SR yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berdasarkan data yang diterima media Kaddes.net pada Kamis, 20 Agustus 2026 siang,  jumlah  pengungsi Kabupaten Sikka saat ini terdapat sebanyak 11.862 jiwa atau sebanyak 3.285 Kepala Keluarga (KK).

Para pengungsi ini tersebar di beberapa lokasi yakni: 1.203 jiwa dari 324 KK di Gelora Samador Maumere dan 10.659 jiwa atau 2.961 KK merupakan pengungsi mandiri yang tersebar di 7 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sikka.

Adapun rincian sebaran pengungsi mandiri di setiap kecamatan sebagai berikut; Kecamatan Alok, 803 KK atau 2940 jiwa, Alok Barat 201 KK atau 965 jiwa.

Alok Timur 19 KK atau 66 jiwa, Bola 72 KK atau 210 jiwa, Hewokloang 54 KK atau 135 jiwa, Kangae 1.036 KK atau 3.213 jiwa, Talibura 409 KK atau 1812 jiwa dan Kecamatan Palue 690 KK atau 2.521 jiwa.

Data Bangunan Rusak

Sementara itu data kerusakan rumah warga tercatat sebanyak 2.560 yang terdiri dari rusak berat 905 unit, rusak ringan 1.173 unit, dan rusak sedang 482 unit.

Selain kerusakan rumah warga, terdapat 167 unit fasilitas umum yang mengalami kerusakan antara lain: 26 unit bangunan pemerintah, 31 unit fasilitas kesehatan, 47 unit fasilitas pendidikan, 11 ruas jalan, 8 unit prasarana dan 44 buah rumah ibadah.

Untuk korban jiwa akibat gempa bumi ini berjumlah 61 orang yang terdiri dari 6 orang meninggal dunia, 23 orang luka berat, 32 orang lainnya mengalami luka ringan.

Pantauan Kaddes.net, saat ini arus bantuan bagi korban gempa di Kabupaten Sikka pada Rabu, 19 Agustus 2026 terus dilakukan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui 21 Kantor Camat di Kabupaten Sikka baik yang berlokasi di daratan maupun berada di kepulauan.

Bantuan untuk warga terus berdatangan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Partai Politik, Swasta, Perbankan, LSM dan dunia usaha lainnya.*

Penulis: Tata Shinto I Editor: Sutomo Hurint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *