Wakil Bupati Flores Timur Minta Persagi, Bersinergi Turunkan Prevalensi Stunting

Waki Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran meminta peran aktif Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Cabang Flores Timur untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di Flores Timur.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Persagi Periode 2026-2031 di Aula Gelekat Nara pada Sabtu, 23 Mei 2026, siang.

Dalam kesempatan itu, Wabup Ignas Uran menyoroti prevalensi stunting yang masih tinggi di Flores Timur yakni sekitar 18,2 persen anak-anak di Kabupaten Flores Timur yang masih mengalami stunting. 

“Ini persoalan krusial. Pertanyaannya, apa yang salah? Apakah peran ahli gizi di tengah masyarakat sudah maksimal? Atau kita belum menjalankan tugas dengan baik?” kata Ignas Uran.

Ia berharap Persagi Flores Timur dapat bersinergi dengan pemerintah untuk menekan stunting melalui edukasi dan advokasi untuk mengubah pola pikir masyarakat.

“Masyarakat harus diberikan pemahaman. Persagi dapat bersinergi dengan pemerintah memberikan edukasi, advokasi, terhadap perubahan pola pikir masyarakat agar terbiasa hidup sehat,” katanya.

Ignas Uran menilai pelantikan pengurus Persagi kali ini sangat tepat karena bertepatan dengan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap isu gizi dan stunting.

Suasana pelantikan Badan Pengurus Persagi periode 2026-2031 di Aula Gelekat Nara

Ia berharap pengurus baru dapat bekerja lebih maksimal dalam mendukung program pemerintah. 

“Pelantikan ini momentum yang tepat. Bicara gizi bukan hanya soal makanan yang masuk ke tubuh, tetapi juga soal persiapan membentuk sumber daya manusia untuk generasi masa depan,” katanya.

Wabup Ignas Uran, dalam sambutannya juga menyinggung filosofi makanan sebagai sumber kesehatan. Ia menyebut istilah Svastha Arena dari bahasa Sanskerta yang berarti ‘makanan untuk kesehatan’.  

“Kondisi tubuh kita mencerminkan apa yang kita makan. Anak-anak yang mengalami stunting adalah gambaran latar belakang ekonomi keluarga sekaligus pola asuh,” katanya. 

Ignasius mengatakan bahwa makanan bergizi sejatinya adalah obat.

“Biarkan makanan menjadi obat. Jika asupan bergizi terpenuhi, maka penyakit bisa dicegah,” ungkap Ignas Uran. 

Wabup Ignas Uran menekankan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk membuktikan kepercayaan organisasi profesi demi kepentingan masyarakat.

“Hari ini adalah pengukuhan, legalisasi jabatan. Namun yang paling penting adalah pembuktian kepercayaan organisasi profesi demi peningkatan gizi di Kabupaten Flores Timur,” ujarnya.*

Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *