Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai NasDem, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan.
Momentum sakral hari raya Idul Adha 1447 Hijriyah di tahun 2026 ini, beliau menyalurkan bantuan hewan kurban berupa 12 ekor sapi untuk masyarakat di wilayah Daerah Pemilihannya (Dapil) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meliputi wilayah Pulau Flores, Alor, dan Lembata.
Langkah strategis ini selaras dengan semangat yang digaungkan oleh berbagai pemerintah daerah di NTT, termasuk Pemerintah Kabupaten-Kabupaten yang ada di Dapil NTT I yang senantiasa mengharapkan momentum Idul Adha dapat menjadi katalisator dalam memperkokoh kerukunan antarumat beragama dan mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat jaring pengaman sosial melalui gotong royong.
Penyaluran hewan kurban ini menyasar sejumlah titik strategis, termasuk masjid, yayasan sosial dan komunitas masyarakat yang membutuhkan di berbagai kabupaten di NTT.
Distribusi ini dilakukan secara cermat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menjadi stimulus kebahagiaan bersama di hari raya.
“Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah keagamaan, melainkan momentum universal untuk merefleksikan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui penyerahan dua belas ekor sapi kurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, sekaligus memperkuat fondasi kebersamaan serta toleransi yang telah mengakar kuat di bumi Nusa Tenggara Timur,” ujar Julie Sutrisno Laiskodat dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai legislator dari Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan, Julie Sutrisno Laiskodat menegaskan bahwa aspek sosial keagamaan memiliki korelasi erat dengan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat grass-roots.
Kebijakan redistribusi pangan melalui daging kurban secara langsung membantu pemenuhan gizi masyarakat yang pada jangka panjang berkontribusi pada kesejahteraan sosial.
Pemotongan Hewan Kurban ini akan dilaksanakan serentak pada tanggal 27 Mei 2026 sesuai dengan surat arahan ketua Fraksi NasDem DPR RI : Bapak DR Viktor B Laiskodat SH, MSi kepada seluruh anggota Fraksi NasDem DPR RI untuk melakukan pemotongan hewan Kurban di Dapilnya masing-masing.
Mendapat Apresiasi Dari warga Ekasapta
Program rutin tahunan ini juga mendapatkan apresiasi luas dari tokoh masyarakat dan pengurus lembaga keagamaan setempat.
Apresiasi itu datang dari Arfan Lewar, Ketua Panitia Penerimaan Hewan Kurban di Masjid Agung Syuhada, Kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Arfan Lewar kepada media Kaddes.net menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan 1 ekor Sapi, hewan kurban oleh Ibu Julie Sutrisno Laiskodat.
Menurut Arfan, Bantuan ini dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat masyarakat membutuhkan dorongan moral dan materil untuk merayakan hari besar keagamaan dengan penuh khidmat dan sukacita.
“Kami atas nama panitia hewan kurban dan segenap umat masjid agung sejadah Ekasapta, menyampaikan terimakasih banyak kepada Ibu Julie Laiskodat yang telah memilih masjid agung sejadah Ekasapta sebagai titik penyaluran hewan kurban. Semoga kedepannya, akan ada perhatian lagi dari Ibu terhadap kami,” ujar Arfan pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Sementara itu, Haji Umi Amina Bethan, Ketua Rumah Relawan Bunda Julie Laiskodat, Kelurahan Ekasapta mengatakan untuk wilayah Kabupaten Flores Timur, bantuan hewan kurban dari Ibu Julie Laiskodat juga menyasar di masjid di Pulau Solor dan Adonara.
Ibu Amina Bethan mengatakan melalui aksi kepedulian ini, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat berharap seluruh elemen masyarakat di NTT dapat terus merawat kebhinekaan, saling mendukung dan bahu-membahu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.
“Jangan dilihat dari besar atau kecilnya. Tapi, pemberian ini dilihat sebagai kepedulian dari Bunda Julie Laiskodat kepada masyarakat khususnya umat muslim yang berada di Kabupaten Flores Timur. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk perayaan Idul Adha di Larantuka,” tutup Haji Umi Amina.*
Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto
