Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Karykes kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-49 Tahun Buku 2025 di Aula Karykes pada Kamis, 21 Mei 2026.
Ketua KPRI Karykes, Gregorius B. Koten, mengatakan bahwa koperasi yang beranggotakan karyawan kesehatan ini berkomitmen tetap menjaga eksistensi dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota.
Dikatakan Gregorius, sejak berdirinya pada tahun 1976 perjalanan koperasi tidak selalu mulus, namun semangat kekeluargaan menjadi modal bersama sehingga KPRI Karykes tetap bertahan hingga saat ini.
“Sejak didirikan tahun 1976, koperasi ini mengalami pasang surut. Namun, modal utama kami adalah semangat kebersamaan dalam nuansa kekeluargaan yang membuat koperasi ini bisa tetap eksis hingga saat ini,” jelas Gregorius kepada wartawan di sela-sela kegiatan RAT.
Gregorius menjelaskan bahwa pelaksanaan RAT secara rutin adalah salah satu indikator resmi menunjukkan bahwa koperasi berjalan sehat.
Bagi Gregorius, transparansi adalah hal utama. Sebab itu, melalui forum RAT seluruh laporan keuangan, program kerja, serta evaluasi kegiatan disampaikan secara terbuka.
“Tidak boleh ada penyimpangan anggaran dalam koperasi. Semua pertanyaan dari anggota harus dijawab dengan jelas,” tegas Gregorius.
Sosialisasi Bagi Anggota Baru
Gregorius menjelaskan KPRI Karykes saat ini memiliki anggota sebanyak 1.094 Orang. Anggota koperasi merupakan karyawan kesehatan yang bekerja di berbagai fasilitas kesehatan di Flores.
“Anggota kita itu adalah seluruhnya karyawan dan pekerja kesehatan. Baik yang berasal dari Puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan,” urai Gregorius.
Gregorius berharap jumlah anggota terus bertambah. Sebab itu, menurut Gregorius sosialisasi terhadap pegawai kesehatan baik yang baru menjadi ASN maupun PPPK perlu dilakukan agar calon anggota dapat memahami manfaat koperasi.
“Memang butuh perjuangan dan sosialisasi agar teman-teman tenaga kesehatan agar mau bergabung. Kami yakin semakin banyak anggota, semakin kuat koperasi ini,” jelasnya.
Sebagaimana manfaat koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota, Gregorius menegaskan bahwa KPRI Karykes berkomitmen untuk bisa menjawab kebutuhan anggota.
“Misalnya, ketika ada kebutuhan mendadak, koperasi harus hadir membantu,” ungkap Gregorius.
Pantauan, Kaddes.net, RAT ke-49 KPRI Karykes ini berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh dengan rasa kekeluargaan.
Para anggota KPRI Karykes aktif mengajukan pertanyaan dan masukan kepada pengurus dan semua pertanyaan dijawab secara terbuka.
Suasana kekeluargaan tetap terjaga, bahkan sesekali diselingi canda dan tawa antara anggota dan pengurus.*
Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto
