Tim sepak bola Persebata Lembata, tiba di Palabuhan Lorens Say Maumere, setelah menyeberangi Laut selama 7 jam menggunakan KM Tidar dari pelabuhan Lewoleba, Jumat 24 Juli 2026 malam.
Kedatangan Tim dengan julukan sembur paus ini untuk mengikuti turnamen sepak bola Soeratin Cup U-17 dan Piala Pertiwi cup tahun 2026 yang akan berlangsung di stadion Gelora Samador yang akan berlangsung sejak 25 Juli hingga 20 Agustus 2026.
Kedatangan Tim Baleo-Baleo ini disamput Ikatan Keluarga Asal Lembata (IKAL) yang ada di mengadu Nasib di nian Tanah Sikka bersama Persami Mania.
Usai diterima di pelabuhan, Persami Mania dan IKAL Maumere melakukan konfoi keliling kota Maumere hingga berakhir di rumah penguyupan keluarga besar Lembata di Waidoko, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.
Setibanya di Rumah Ketua Penguyupan Lembata, Kontingen Pesebata diterima oleh perwakilan Panitia Soeratin cup U-17 dan juga Ketua Ikal Maumere dengan menyuguhkan tuak sebagai simbol ucapan syukur kedatangan tim dengan selamat dan siap bertanding.
“Selamat datang Laskar Sembur Paus di tanah Sikka. Baleo baleo baleo,” ungkap Kandidus Tolok, ketua IKAL Maumere.

Dikatakan Kandidus, sebagai orang tua di tanah rantau, keluarga besar Lembata di Maumere siap memberikan dukungan penuh terhadap generasi muda Lembata yang datang untuk bertanding dan menang di laga Soeratin cup tahun 2026.
“Jadilah petarung seperti orang tua kita yang melintasi Laut Sawu dengan satu tujuan untuk mendapatkan paus. Demikian pula kalian datang ke nian tanah Sikka untuk menang dalam bertanding,” ungkap Kandidus memberikan motivasi.
Sementara itu, Fahran Ibrahim, Kapten Persebata U-17 menegaskan, kedatangan laskar sembur Paus ini bukan hanya datang untuk bertanding. Namun punya satu tekat untuk menang, karena ada kekuatan dan restu dari lewotona dan orang tua baik di Lembata maupun di Maumere.
“Tekat kami datang dan menang karena kami satu dalam persaudaraan” tegasnya.
Sementara itu, hasil pembagian tim dalam turnamen Soeratin cup U-17, Pesebata Lembata berada di Grub B bersama Perseftim Flotim, BMU Alor Pantar, Persewa Waingapu dan juga BMP Flores Timur.*
Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint
