Sejumlah daerah di Indonesia selama beberapa pekan terakhir diterpa berbagai bencana, mulai dari banjir, longsor, gelombang tinggi hingga angin kencang yang datang silih berganti.
Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur misalnya, angin kencang menerjang 22 kecamatan yang ada mulai dari pesisir pantai hingga wilayah pengunungan.
Akibatnya banyak pemukiman warga mengalami kerusakan baik itu berupa atap seng rumah hilang, bangunan rumah ambruk rata dengan tanah.

Bahkan merenggut satu nyawa manusia, akibat tertindih pohon kemiri saat hendak berangkat ke kebun untuk memberikan makanan pada ternak peliharaannya.
Warga di wilayah Desa Renggarasi, Kecamatan Tanawawo pun demikian.

Hampir sebagian besar rumah warga setempat yang terbuat dari belahan bambu dan berlantai tanah, hancur berkeping-keping bahkan ada yang hilang terbawa angin ke tempat lain.
Seperti dialami mama Anastasia Kai, mama Martina Dowa, dua wanita lansia yang kini hanya bisa menatap reruntuhan rumah dengan tatapan kosong, usai diterjang angin kencang. * (Tim Redaksi).
