SMAN 1 Larantuka Lepas 4 Siswa, Gabung Perseftim di Soeratin Cup U-17 2026

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Larantuka, Silvester Witin melepas siswa secara resmi

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Larantuka menunjukkan komitmen penuh mendukung pembinaan bakat muda Flores Timur di dunia sepak bola.

Komitmen ini ditunjukkan dengan melepaskan 4 siswanya yang terpilih menjadi skuad Perseftim, tim sepak bola Flores Timur dalam ajang bergengsi Soeratin Cup U-17 tahun 2026 di Kabupaten Sikka.

Wakil Kepala Sekolah sekaligus Humas SMAN 1 Larantuka, Silvester Witin, menegaskan bahwa sekolah telah memberikan izin resmi bagi para siswa untuk berpartisipasi.

Menurut Silvester pihak sekolah memastikan bahwa keikutsertaan siswa bukan hanya soal olahraga, tetapi juga bagian dari pembinaan minat dan bakat siswa. 

“Kami sudah komunikasikan dengan Bapak Kepala Sekolah dan sekolah mengizinkan mereka untuk ikut serta menyukseskan turnamen Soeratin Cup U-17 ini. Prinsipnya, sekolah memfasilitasi mereka,” ujar Silvester pada Rabu, 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan secara teknis pengaturan izin sudah dikondisikan bersama wali kelas sehingga tanggung jawab akademik siswa tetap terjaga.

“Kami berharap, meski mereka mengikuti turnamen, tetap ada koordinasi dengan wali kelas agar tidak ketinggalan materi pembelajaran,” kata Silvester. 

Dukungan dari Sekolah dan Orang Tua
Pihak sekolah juga menindaklanjuti surat izin dari orang tua. Menurut Silvester, hal ini menjadi jaminan bahwa siswa tidak akan dirugikan.

“Kegiatan di sekolah bukan hanya akademik, tetapi juga mendukung minat dan bakat mereka. Jadi, anak-anak tetap mendapat ruang untuk berkembang,” jelasnya. 

Kepala Sekolah SMAN 1 Larantuka melalui Silvester menyampaikan komitmen untuk melepas para siswa dengan penuh dukungan.

“Kami bersedia melepas mereka untuk ambil bagian dalam ajang Soeratin Cup 2026 U-17 ini,” tegasnya.  

Perseftim U-17 Apresiasi Dukungan Sekolah

Manajer Umum Perseftim U-17, Didimus Mustakim Salia, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pihak sekolah untuk pembinaan bakat anak-anak dalam dunia sepak bola.

“Kami berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap empat siswa yang masuk skuad utama Perseftim U-17,” ucapnya. 

Menurut Didimus, dukungan sekolah menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda.

“Dengan restu sekolah, anak-anak bisa lebih fokus bermain tanpa khawatir tertinggal pelajaran,” tutur Didimus. 

17 Siswa Terlibat di Tiga Klub

Data yang dihimpun media Kaddes.net selain 4 siswa yang tergabung di Perseftim SMAN 1 Larantuka juga melepaskan 13 siswanya untuk tampil di Soeratin Cup U-17 tahun ini.

Keterlibatan mereka di tiga klub berbeda menjadi bukti bahwa SMAN 1 Larantuka memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta sepak bola muda. Tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga daerah. 

Meski fokus pada turnamen, pihak sekolah menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan olahraga.

Silvester menegaskan bahwa siswa tetap harus menjaga komunikasi dengan guru agar tidak tertinggal pelajaran.

“Kami ingin mereka sukses di lapangan, tapi juga tetap berprestasi di kelas,” katanya. 

Pendekatan ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik semata, melainkan juga mendukung pengembangan karakter dan bakat siswa. 

Dengan dukungan penuh dari sekolah dan orang tua, para siswa diharapkan mampu tampil maksimal di ajang Soeratin Cup U-17.

Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di kancah nasional. 

“Semoga mereka bisa membawa pulang prestasi, sekaligus tetap menjaga tanggung jawab sebagai pelajar,” tutup Silvester.*

Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *