Gubernur NTT Melki Laka Lena Jadi Anggota Kopdit Obor Mas

Oplus_131072

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat KSP Kopdit Obor Mas di Jalan Kesehatan, Kelurahan Beru, Maumere, Kabupaten Sikka, pada Kamis (12/02).

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi birokrasi, melainkan momen bersejarah: orang nomor satu di NTT tersebut resmi mendaftarkan diri menjadi anggota koperasi kebanggaan warga Sikka dan NTT.

Kedatangan Gubernur Melki beserta rombongan disambut hangat oleh General Manager Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, bersama jajaran pengurus, pengawas, dan manajemen.

Dalam menanggapi pertanyaan wartawan di sela kunjungannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam memastikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tepat sasaran.

Ia menggarisbawahi mandat dari Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, agar peran Gubernur, Bupati, dan DPRD dioptimalkan dalam mengawal distribusi KUR.

“Kami diminta untuk bisa bersama dengan penerima KUR, memastikan uang KUR memberdayakan masyarakat sebagai komunitas,” ujar Gubernur Melki.

Kualitas Kredit Macet Nol Persen

Gubernur Melki memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kopdit Obor Mas yang menjadi satu-satunya lembaga non-perbankan di NTT dengan hak penyaluran KUR yang memiliki performa luar biasa.

Salah satu poin yang mencuri perhatian Gubernur adalah keberhasilan Obor Mas dalam menjaga kualitas kredit. Meski telah menyalurkan dana dalam jumlah besar, Obor Mas berhasil mencatatkan angka kredit macet nol persen (0%) untuk penyaluran KUR.

“Obor Mas mungkin satu-satunya di luar perbankan yang dapat hak penyaluran KUR di NTT. Tadi kami sudah ngobrol banyak, dan KUR tadi disalurkan dengan kredit macet yang nol. Kami akan meminta semua penerima KUR untuk menggunakan pola yang dipakai oleh Obor Mas,” tegas Melki.

Ke depannya, Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Sikka dan DPRD mesti bersepakat untuk mengadopsi skema serupa dalam pengajuan kelompok penerima KUR agar lebih terstruktur dan akuntabel.

Mayoritas Anggota Petani, Nelayan, dan Peternak

General Manager Yanto Moat Lering memaparkan performa impresif koperasi yang dipimpinnya.

Yanto mengatakan saat ini kekuatan finansial dan sosial Kopdit Obor Mas hingga tahun 2025 yakni Kopdit Obor Mas tercatat memiliki sebanyak 165.412 Anggota dan jumlah karyawan 478 orang.

“Jumlah peminjam KUR sebanyak 14.697 orang, volume pinjaman KUR sebanyak 108,5 miliar rupiah,” jelas Yanto.

Yanto menjelaskan Obor Mas sendiri tercatat memiliki aset sebesar 1,5 triliun rupiah, dengan sebaran anggota di 13 kabupaten/kota se-NTT, serta mayoritas berprofesi sebagai petani, nelayan dan peternak dengan jumlah 64.852 anggota.

“Mayoritas anggota Kopdit Obor Mas adalah petani, nelayan, dan peternak,” urai Yanto. *

Penulis: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *