Stadion Ile Mandiri yang bakal jadi pusat perhelatan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Oktober 2026, pekerjaan rehabilitasi stadion telah mencapai 90 persen.
Kontraktor pelaksana optimistis seluruh pekerjaan akan rampung sebelum kick off pada 14 November mendatang.
Pelaksana lapangan PT Flamboyan Prima Konstruksi, Fitro, mengatakan pekerjaan utama dalam kontrak pertama sudah hampir selesai. Fokus pekerjaannya meliputi tribun utara, tribun timur, tribun sisi selatan, talud dan pagar.
“Kontrak pertama fisik sudah sembilan puluh persen. Pekerjaan tinggal yang minor-minor saja, finishing-finishing saja,” ujar Fitro saat ditemui di lokasi proyek, Selasa, 27 Oktober 2026 sore.
Fitro menjelaskan, untuk kondisi lapangan tengah tidak termasuk dalam kontrak mereka. Hal tersebut menjadi tanggung jawab panitia.
“Kalau, lapangan bukan. Tidak ada di kontrak. Kalau untuk kondisi lapangan mungkin dari pihak panitia,” jelasnya.
Selain kontrak pertama, pihaknya juga mendapatkan pekerjaan tambah berupa talud B Selatan dan gapura yang dikategorikan sebagai kontrak kedua.
Meski tanpa ada penambahan waktu, pekerjaan tersebut sudah mulai dikerjakan.
“Kalau B Selatan, pagar, tribun utara sama tribun timur itu kontrak satu, sudah sembilan puluh persen. Kalau talud B Selatan dan gapura itu pekerjaan tambah, anggap saja kontrak kedua,” katanya.
“Dikasih pekerjaan tambah tapi waktunya tidak ada penambahan. Tapi sudah dikerjakan, sementara dikerjakan,” sambungnya.
Terkait target penyelesaian, Fitro memastikan pihaknya akan melakukan lembur untuk mengejar deadline.
“Nanti kita lemburkan. Tinggal minor-minor saja, fisik sudah terbentuk jadi siap,” tegasnya.*
Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto
