Warga Bangun Jembatan Darurat Dari Bambu, Hubungkan Desa Wuliwutik-Sikka

Jembatan darurat dari bambu yang dibangun warga (Foto: Tata Shinto/Kaddes.net)

Warga Dusun Lirikelan, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupeten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun jembatan darurat untuk menghubungkan arus transportasi dari Kampung Lirilkelan menuju Kota Maumere.

Pasalnya, ruas jalan dari Kampung Lirikelan menuju Kampung Nilo sudah dua pekan terakhir longsor karena cuaca ekstrim yang melanda wilayah itu.

“Jalan tersebut merupakan akses vital warga menuju Kota Maumere, terutama untuk kebutuhan pelayanan kesehatan dan aktivitas ekonomi,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Sikka Dapil I, Alfonsus Ambrosius, Selasa, 3 Maret 2026 siang.

Lantaran tak kunjung diperbaiki, kata Ambrosius, warga swadaya membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Dimana, sejumlah batang bambu ditempatkan di atas lubang yang menganga lalu diikat dengan tali.

Oni menuturkan, jembatan ini hanya akan digunakan pejalan kaki. Sedangkan, untuk kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas karena bambu tidak mampu menahan beban bobot dari kendaraan.

“Warga terpaksa membuat jalan darurat ini, agar bisa dilalui masyarakat ke fasilitas pendidikan, kesehatan, pertanian dan pelayanan rohani,” tutur Oni.

Oni berharap, pemerintah daerah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pekerjaan Umum bisa membangun kembali jalan yang ambruk agar aktivitas ekonomi warga kembali berjalan normal.

“Kita berharap ada upaya perbaikan dari Pemerintah agar jalan ini bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” tutup anggota DPR dari PDI Perjuangan ini. *

Penulis: Tata Shinto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *