Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, mulai bersolek menjelang tahbisan Episkopal Uskup Larantuka terpilih, Mgr Yohanes Hans Monteiro.
Sejumlah ruas jalan utama tampak telah dibersihkan melalui kerja bakti massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti organisasi kepemudaan gereja, instansi pemerintah dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Flores Timur, Servulus Satel Demoor mengatakan kegiatan bakti sosial ini telah dimulai sejak Selasa, 27 Januari 2026 yang lalu dan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara tahbisan selesai.
“Kota Larantuka harus tampil bersih dan nyaman menjelang perayaan gerejawi besar ini. Kami bergerak bersama masyarakat untuk menjaga keindahan kota,” ujar Servulus saat di jumpai Kaddes.net di sela kegiatan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Servulus menjelaskan kegiatan ini akan menyasar jalur-jalur utama yang akan dilalui tamu gereja dari berbagai daerah.
Demi mempermudah proses kegiatan bakti sosial ini panitia membagi wilayah kerja ke dalam beberapa zona yakni zona pertama adalah Zona Lamawalang hingga Pantai Besar. Zona ini melibatkan Perguruan Tinggi IKTL, OMK Waibalun, dan STP.
Zona kedua adalah wilayah kelurahan Sandominggo hingga Amagarapati. Zona ini melibatkan DLH Flores Timur, WKRI Katedral, dan OMK Katedral.
“Sedangkan Zona ketiga adalah meliputi wilayah kelurahan Amagarapati hingga Rutan. Zona ini melibatkan OMK Paroki Sanjuan, OMK Paroki Weri, serta MAPALA,” jelas Servulus.
“Sementara zona keempat itu dari Wilayah Rutan hingga Bandara Gewayantana melibatkan OMK Paroki Weri,” tambah Servulus.
Servulus menegaskan pihak Dinas Lingkungan Hidup Flores Timur melakukan pengawasan di seluruh zona agar kegiatan berjalan sesuai rencana. Pihaknya mendukung penuh kerja bakti massal sebagai bagian dari persiapan menyambut ribuan tamu gereja yang datang ke kota tersebut.
“Untuk mendukung kegiatan, panitia menyiapkan kantong plastik sampah di setiap zona serta menempatkan tong sampah di titik-titik aktivitas. Armada pengangkut sampah, mesin pemotong rumput, serta dukungan BBM juga disiapkan,” jelas Servulus.
Aksi bersih-bersih ini disambut baik oleh warga kota Larantuka. Mereka menilai kerja bakti massal memberi dampak langsung pada kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan menjelang peristiwa penting bagi umat Katolik di Larantuka.
Sebagai informasi, Tahbisan Episkopal Uskup Larantuka dijadwalkan berlangsung Rabu, 11 Februari 2026. Sebanyak 34 uskup dan sekitar 300 imam dari berbagai daerah di Indonesia dikabarkan bakal hadir dalam acara tersebut.
Penulis: Sutomo Hurint
