Dua Warga Pulau Palue di Kabupaten Sikka dievakuasi melalui jalur Laut ke Kota Maumere untuk menjalani perawatan pada Minggu, 16 Agustus 2026 malam.
Kedua warga ini dievakuasi lantaran mengalami luka yang sangat berat akibat tertindih reruntuhan bangunan saat gempa Flores 7,7 Magnitudo pada Sabtu lalu.
Kedua korban sempat menjalani perawatan media seadanya di Pulau Palue, namun karena kondisinya sangat kritis maka harus mendapatkan perawatan yang lebih intensif di rumah sakit.
Kedua korban ini dievakuasi ke Maumere menggunakan kapal yang ditumpangi oleh Bupati Sikka bersama rombongan BNPB yang turun memantau kondisi Pulau Palue pasca Gempa.
Hingga saat ini aktivitas ribuan warga di Pulau Palue masih lumpuh. Warga memilih tidur pada tenda mandiri di depan rumah. Soalnya gempa susulan masih terus terjadi. Jalan putus, listrik dan jaringan telekomunikasipun putus. *
Penulis: Tata Shinto I Editor: Sutomo Hurint
