Warga Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin, 23 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WITA dihebohkan dengan penemuan jasad seorang remaja putri di kawasan Napun Koja Gelo, Dusun Woloklereng.
Jasad yang ditemukan dan menghebohkan warga desa ini tak lain adalah STN, seorang remaja putri berusia 14 tahun yang sejak empat hari terakhir menghilang dari rumah.
Lokasi penemuan STN, gadis belia yang duduk di bangku kelas VIII, SMP MBC Ohe ini ditemukan dalam kondisi meninggal berjarak sekitar 5 kilometer dari kediaman korban di Dusun Romanduru, Desa Rubit.
Aparat Kepolisian Resor Sikka yang menerima laporan warga langsung menurunkan tim Inafis ke lokasi kejadian perkara untuk melakukan olah TKP.
“Benar, ada laporan tentang penemuan jenasah. Tim inafis kita sudah turun ke TKP untuk melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jasad korban guna keperluan otopsi,” kata Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kasie Humas Polres Sikka Iptu Leonardus Tungga.
Leonardus menjelaskan, sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Jumat, 20 Februari 2026 lalu, almarhum pergi ke rumah salah satu kerabat untuk mengambil gitar miliknya yang dipinjam oleh kerabat.
Namun hingga sekitar pukul 20.00 Wita, korban tak kunjung pulang. Keluarga korban mencari sampai kepada keluarga maupun kerabat tapi tidak ditemukan.
“Pada hari minggu kemarin, keluarga korban membuat laporan kehilangan di Polsek Kewapante dan kemudian bersama anggota Polsek Kewapante untuk mencari korban namun belum ditemukan,” jelas Leonardus.
Lebih lanjut dijelaskan, saat korban ditemukan warga di lokasi dengan kondisi medan yang ekstrem dan tidak dapat diakses kendaraan membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.
Warga setempat bergotong royong membantu Tim Inafis Polres Sikka. Karena akses jalan yang terjal, jasad korban yang telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah Inafis Polri dipikul menggunakan sebatang bambu oleh tiga orang warga secara bergantian untuk mencapai mobil pick up.
Selanjutnya jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum TC. Hillers Maumere guna menjalani otopsi.
Ungkap Penyebab
Sementara Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret yang juga paman korban meminta pihak kepolisian mengungkap motif dan meninggalnya korban yang mengenaskan ini.
“Selaku kepala desa yang juga paman korban, kami meminta pihak polisi bisa melakukan penyidikan guna mengungkap penyebab meninggalnya anak kami,” pintah polikarpus.
Di mata keluarga, STH, merupakan anak yang cerdas, periang dan gemar menyanyikan lagu-lagu dengan diiringi petikan gitar miliknya. *
Penulis: Tata Shinto
