PLN Labuan Bajo Gelar Latihan Simulasi Gempa

Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat menggelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi yang digelar di Kantor PLN ULP Labuan Bajo pada Kamis, 5 Februari 2026.

Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra mengatakan secara geologis pulau Flores berada di kawasan aktif tektonik. Dalam simulasi ini seluruh personel dilatih menjalankan prosedur evakuasi, memberikan pertolongan pertama, hingga melakukan koordinasi cepat dengan pihak eksternal.

“Simulasi adalah wadah bagi insan PLN untuk merespons secara cepat dan tepat. Kami ingin setiap tindakan di lapangan menjadi refleks yang terukur guna meminimalkan risiko,” ujar Eki.

Eki menegaskan bahwa keselamatan manusia adalah prioritas tertinggi di atas segalanya. Sebab itu, simulasi ini dirancang sedekat mungkin dengan realita guna menghindari kepanikan saat bencana sesungguhnya terjadi.

“Melalui kegiatan ini, kami menguji sejauh mana kesiapan personel. Harapannya, budaya K3 bukan sekadar slogan tahunan, melainkan menjadi identitas kerja yang melekat demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tegas Eko.

Kegiatan simulasi ini  PT. PLN UP3 Flores Bagian Barat menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Manggarai Barat, Robertus Gardi mengatakan kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap personel tidak hanya mahir menjaga keandalan listrik, tetapi juga tangguh dan tenang saat menghadapi bencana.

Robertus menekankan bahwa pemahaman teori saja tidak cukup. Latihan fisik secara berkala adalah kunci untuk meredam kepanikan.

“Situasi darurat sering kali memicu kekacauan jika tidak diimbangi latihan. Dengan praktik langsung, karyawan tahu persis ke mana harus melangkah dan apa yang harus diselamatkan terlebih dahulu,” ungkap Robertus.

“Kami mengapresiasi konsistensi PLN yang terus melibatkan kami,” tambah Robertus.

Penulis: Sutomo Hurint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *