Manjakan Wisatawan Selama di Flores Timur–Kolam Air Panas Beragam Suhu dan Wisata Manggrove

Tradisi Pati Karapau di Kampung Cua, Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini biasanya dilaksanakan setiap lima tahun sekali. (Foto:dok.kaddes.net).

Selain Pantai Meko dan Pantai Asam Satu Weri yang terkenal dengan keindahan pasir putihnya, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memiliki salah satu tempat wisata menarik untuk dikunjungi, yakni wisata Wai Pelatin atau Air Panas.

Bagi travellers yang mengunjungi wilayah Flores Timur, belum lengkap rasanya jika tidak menyinggahi tempat wisata Air Panas.

Tempat wisata Air Panas mempunyai sisih unik tersendiri. Sesuai namanya, di sini pengunjung dapat merasakan langsung sensasi air panas yang keluar dari perut bumi. 

Tempat wisata Air Panas ini, terletak di Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Lokasinya, hanya berjarak sekitar 13 KM, ke arah Barat dari Pusat Kota Larantuka.

Akses mencapai lokasi wisata ini sangat mudah. Dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 15 hingga 20 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Pesona Air Panas

Wisatawan lokal sedang asik berendam di tempat wisata Air Panas, desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka (Foto: dok.kaddes.net)

Informasi yang dihimpun Kaddes.net, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur, di daerah tersebut memiliki ratusan sumber mata air panas dengan tingkat suhu yang beragam.

Ada sumber mata air yang memiliki suhu sangat panas, ada yang sedang, dan hangat. Bahkan pada sumber mata air yang lain terdapat air yang memiliki suhu yang dingin dan tawar seperti air biasanya.

Setiap sumber mata air itu dibuat petak yang disusun dari bebatuan sebagai pemisah sesuai tingkatan suhunya.

Para pengunjung dapat memilih kolam sesuai keinginan dan kebutuhannya masing-masing. Bisa sekadar merendamkan kaki, merendamkan seluruh tubuh, ataupun mandi sesuai dengan tingkat suhu yang beragam.

Tempat wisata ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung yakni, tempat parkir kendaraan, dan wahana permainan anak. 

Wisata Manggrove

Boardwalk Spot wisata Manggrove di tempat wisata Air Panas, Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka. (Foto: dok.kaddes.net)

Selain terdapat ratusan sumber mata air dengan beragam suhu, daerah ini dianugerahi hutan manggrove yang sangat luas.

Para pengunjung dapat berwisata menelusuri hutan bakau menggunakan boardwalk yang tersedia.

Pada bagian tepian hutan manggrove ini dibangun tiga buah gazebo yang berukuran sekitar 5×5 meter. Gazebo-gazebo ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk berfoto ria maupun beristirahat.

Dari sudut ini, pengunjung akan disuguhi dengan pemandangan laut Larantuka. Dimana, laut Larantuka terlihat bak danau karena diapiti oleh Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Nah, bagi travellers yang penasaran dapat langsung ke desa Mokantarak. Tempat wisata ini di buka selama 24 jam.
Tarif masuk yang dikenai bagi para wisatawan pun sangat murah.

Bagi wisatawan lokal dikenai tarif masuk sebesar Rp.2.500, sedangkan wisatawan asing Rp.5.000. Parkir kendaraan roda dua dikenai tarif masuk sebesar Rp1.000,00 dan kendaraan roda empat Rp.2.500,00. * (Tim Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *