{"id":5762,"date":"2026-10-21T06:16:28","date_gmt":"2026-10-21T06:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=5762"},"modified":"2026-10-21T08:35:40","modified_gmt":"2026-10-21T08:35:40","slug":"isak-tangis-adik-bharatu-valdo-di-sandominggo-belikan-saya-motor-dan-biayai-kuliah-sampe-tamat-kini-pulang-penuh-luka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=5762","title":{"rendered":"Isak Tangis Adik Bharatu Valdo di Sandominggo: Belikan Saya Motor dan Biayai Kuliah Sampe Tamat, Kini Pulang Penuh Luka"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><b>Air mata Bernadeta Liani Fernandez Lewai tak berhenti mengalir saat bercerita tentang kakak kandungnya, Bharatu Laurentinus Valdo Fernandez Lewai. Di matanya, Valdo bukan hanya seorang polisi, ia adalah sosok kakak yang sempurna.<\/b><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bernadeta duduk berdampingan dengan ibu kandungnya, Ima Seran. Suaranya bergetar, sesekali tertahan isak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Di mata kami adik-adiknya, Kakak Aldo itu orang yang baik, penyayang, perhatian, peduli pada kami,&#8221; ucap Bernadeta lirih kepada Kaddes.net di rumah duka di Sandominggo, Flores Timur, NTT, Rabu 21 Oktober 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kedekatan itu tidak luntur oleh jarak. Biarpun Valdo bertugas jauh di Mako Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan dan adik-adiknya di kampung bahkan di Batam, komunikasi mereka tidak pernah putus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bagi Bernadeta, jasa Valdo tak akan pernah bisa ia lupakan. Saat ia kuliah, Valdo yang sudah lebih dulu bekerja menjadi tulang punggung.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saya kuliah. Kebutuhan saya selama kuliah pasti dia. Karena dia yang sudah angkat kerja. Dia belikan saya motor, yang saya pakai selama kuliah. Biar saya sampai saya lulus, semuanya jasa dia ada di dalam situ. Apa pun keinginan, semuanya pasti dia penuhi,&#8221; kenangnya sambil menyeka air mata.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><b>Video Call Terakhir dan Firasat<\/b><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Bernadeta masih ingat betul komunikasi terakhirnya dengan Valdo pada Minggu, 11 Oktober 2025, lima hari sebelum Valdo dibunuh pada 16 Oktober dini hari.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ada hal yang tidak biasa hari itu. Selama ini jika video call, Valdo tidak pernah menunjukkan wajahnya dengan alasan HP rusak. Namun hari itu berbeda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Waktu itu sempat video call juga dengan dia. Pas hari itu dia betul-betul video call tunjuk mukanya di saya. Saya sempat tanya, HP-nya sudah baik? Dia bilang sudah perbaiki,&#8221; kata Bernadeta.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Itu menjadi tatap muka terakhir. Obrolan berjalan seperti biasa, penuh canda tawa adik-kakak. Soal pekerjaan, Valdo tak pernah mengeluh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kalau untuk masalah-masalah dia di kepolisian atau di tempat kerjanya, bukan cuma saya, mungkin kami semua di keluarga dia tidak pernah cerita sama sekali. Palingan dia bercerita dengan kami seperti adik kakak yang bercanda, begitu saja,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><b>Tahu Kematian dari Rampasan HP Tante<\/b><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Kabar duka itu datang saat Bernadeta dan adiknya berada di Batam. Saat itu mereka sedang di luar dan tidak memegang HP sama sekali.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Yang kami tahu dia meninggalnya pagi hari, dini hari jam 4 jam 5, tapi kami mendengarnya jam setengah 9 pagi,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setibanya di rumah, ia kaget melihat puluhan panggilan tak terjawab dan chat dari teman-teman dan junior Valdo. Namun tak satu pun yang berani mengatakan Valdo sudah meninggal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kecurigaan muncul saat ia masuk rumah dan melihat tantenya langsung menangis.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saya tanya kenapa tapi belum kasih tahu. Akhirnya saya ambil HP saya telepon juniornya, kebetulan saya simpan nomornya karena beberapa hari sebelumnya kami kirim dia oleh-oleh,&#8221; kata Bernadeta.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Di ujung telepon, junior itu hanya bertanya, &#8220;Kakak, adik kandungnya Bang Faldo?&#8221; Saat Bernadeta menjawab &#8220;iya&#8221;, telepon itu langsung dirampas tantenya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Tante saya langsung bilang kalau kakak saya meninggal. Tapi kami tidak tahu penyebab dia meninggal itu apa. Jadi cuma menangis, menangis dan tidak mau tahu alasan dia meninggal itu apa,&#8221; isaknya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hari itu juga keluarga memutuskan terbang ke Jakarta.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><b>Melihat Kakak Penuh Luka<\/b><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Sesampainya di Jakarta, kenyataan yang lebih pahit harus diterima keluarga. Tubuh Valdo yang selama ini menjadi pelindung adik-adiknya, terbujur kaku dengan penuh luka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Begitu sampai kami lihat dia sudah terbaring kaku dengan badannya yang penuh luka, pokoknya dari ujung kepala sampai ujung kaki pasti ada luka dan bekas goresan,&#8221; ucap Bernadeta dengan suara bergetar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Dan di situ baru kami tahu ternyata dia meninggalnya dibunuh oleh juniornya sendiri,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bagi Bernadeta dan Ima Seran, sang ibu, kepergian Valdo bukan hanya kehilangan seorang anggota Polri. Mereka kehilangan anak laki-laki satu-satunya, kakak tertua yang menjadi pembawa marga dan harapan keluarga.*<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><b>Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air mata Bernadeta Liani Fernandez Lewai tak berhenti mengalir saat bercerita tentang kakak kandungnya, Bharatu Laurentinus Valdo Fernandez Lewai. Di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[1016,45,1019,1020],"class_list":["post-5762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dari-desa","tag-bharatu-laurensius-valdo-fernandez-leway","tag-kaddes-net","tag-polairud-baharkam-polri","tag-sandominggo-flores-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5762"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5766,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5762\/revisions\/5766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}