{"id":5278,"date":"2026-07-29T00:16:08","date_gmt":"2026-07-29T00:16:08","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=5278"},"modified":"2026-07-29T00:16:08","modified_gmt":"2026-07-29T00:16:08","slug":"cletus-beru-menuju-local-hero-in-tourism-tim-kemenpar-dan-dewan-juri-kunjungi-sanggar-budaya-doka-tawa-tana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=5278","title":{"rendered":"Cletus Beru menuju Local Hero in Tourism, Tim Kemenpar dan Dewan Juri Kunjungi Sanggar Budaya Doka Tawa Tana"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bicara sanggar seni budaya di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sanggar seni budaya Doka Tawa Tana di Desa Wisata Umauta, Kecamatan Bola, pasti tidak asing bagi para pemburu kain tenun ikat di Indonesia.<\/strong>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain akif memproduksi kain tenun ikat, sanggar yang berdiri sejak tahun 1980 ini aktif menampilkan atraksi budaya dan jenis permainan rakyat.<\/p>\n<p>Dibalik aktivitas sanggar budaya telah mendunia, tidak terlepas dari Sosok lelaki paruh baya. Ia adalah Cletus Beru yang mendedikasikan diri sebagai pegiat wisata budaya sejak mendirikan sanggar Dokar Tawatana.<\/p>\n<p>Sabtu 25 Juli 2026 lalu, Kampung Dokar didatangi tim Kementerian Pariwisata bersama Dewan Juri Wonderful Indonesia Award (WIA) 2026. Kehadiran mereka yang disambut dengan tabuhan musik tradisional dan tarian penyambutan yang dibawakan oleh orang tua, anak-anak muda serta anak-anak.<\/p>\n<p>Tujuan kedatangan mereka ini dalam rangka kunjungan kerja dan visitasi ke sanggar budaya Doka Tawa Tana untuk menilai Cletus Bere yang masuk nominasi 5 besar calon Local Hero in Tourism atau Pejuang Pariwisata dalam ajang Wonderful Indonesia Award Tahun 2026.<\/p>\n<p>Cletus Beru dari Provinsi NTT yang terpilih sebagai Penggerak pelestarian Tenun Sikka, Tradisi dan Kampung Adat, menjadi destinasi wisata budaya berbasis masyarakat.&nbsp;<\/p>\n<p>Asisten Deputi Bidang Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata, Ika Kusuma Permana Sari mengatakan, program ini telah melewati beberapa tahapan, mulai dari pengajuan oleh Dinas Pariwisata, asosiasi, universitas hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM\/NGO) untuk menjaring pejuang pariwisata di daerahnya.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Para nomine merupakan figur yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata serta berdampak positif bagi masyarakat selama minimal tujuh tahun. Setelah menilai 50 besar kandidat, dewan juri kini telah mengerucutkan pilihan menjadi lima calon terbaik, &#8221; kata Ika.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, tahapan visitasi ini bertujuan untuk mencocokkan dokumen, menilai dampak nyata ditengah masyarakat serta melihat bentuk kolaborasi bersama pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Cletus Bere, disela-sela visitasi mengungkapkan, pencapaian nominasi 5 besar calon Local Hero in Tourism atau Pejuang Pariwisata dalam ajang Wonderful Indonesia Award Tahun 2026 bukan sekedar nominasi, melainkan cambuk motivasi untuk terus menjaga kelestarian budaya agar terus diwariskan kepada generasi penerus.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5279 aligncenter\" src=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584-300x183.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"183\" srcset=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584-300x183.jpg 300w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584-1024x626.jpg 1024w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584-768x470.jpg 768w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584-1536x939.jpg 1536w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/186584.jpg 1598w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan masuk lima besar bukan prestasi pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh masyarakat yang selama ini menjadi warisan budaya para leluhur. Saya hanya menjadi bagian kecil dari perjalanan besar ini,\u201d kata Cletus.&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menyampaikan terimakasih kepada leluhur kampung Dokar, tokoh adat, tokoh masyarakat, penggagas terdahulu, anggota sanggar Doka Tawa Tana.<\/p>\n<p>Ucapan terimakasih juga ditujukan kepada Kementerian Pariwisata, Pemerintah Desa Umauta, Pemerintah Kecamatan Bola, Dinas Pariwisata, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan visitasi dari kementerian pariwisata.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Mauritius Minggo menyampaikan apresiasi tinggi dan berharap prestasi yang diraih oleh Cletus dapat memotivasi pelaku wisata lain.&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, Pegiat Pariwisata, Arkadius Jong juga menilai pencapaian yang diraih oleh Cletus sebagai bukti nyata kebangkitan wisata berbasis budaya.&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut mereka, Cletus layak dinobatkan menjadi pejuang pariwisata. Sanggar Doka Tawa Tana konsisten melestarikan tenun ikat khas Sikka, seni tradisi, hingga ritual adat.<\/p>\n<p>&#8220;Sanggar ini juga membuka ruang bagi perempuan penenun lokal untuk meningkatkan taraf hidup melalui pariwisata berkelanjutan,&#8221; tegasnya.&nbsp;<\/p>\n<p>Pengabdian Cletus bersama masyarakat setempat sebelumnya juga telah membuahkan berbagai pengakuan, di antaranya penghargaan Community Based Tourism pada 2014 dan pencapaian sebagai 50 besar Desa Wisata Terbaik Nasional pada 2022 lalu.&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam kunjungan tersebut, tim kementerian disuguhi atraksi budaya meliputi, sapaan adat Huler Wair, Tarian Hegong, Tua Reta Lo&#8217;u, Ro&#8217;a Mu&#8217;u, dan musik kampung.&nbsp;<\/p>\n<p>Mereka juga diperlihatkan proses pembuatan tenun ikat, yang meliputi atraksi ikatan notif benang, penggunaan pewarna alami, hingga pameran kerajinan.*<\/p>\n<p><strong>Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bicara sanggar seni budaya di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sanggar seni budaya Doka Tawa Tana di Desa Wisata Umauta,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[886,885,161,45,888,48,884,887],"class_list":["post-5278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","category-orang-desa","tag-celtus-beru","tag-desa-wisata-umauta","tag-kabupaten-sikka","tag-kaddes-net","tag-kecamatan-bola","tag-ntt","tag-pariwisata","tag-wonderful-indonesia-award-tahun-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5281,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5278\/revisions\/5281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}