{"id":4812,"date":"2026-05-25T08:23:10","date_gmt":"2026-05-25T08:23:10","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4812"},"modified":"2026-05-25T08:23:10","modified_gmt":"2026-05-25T08:23:10","slug":"limbah-kulit-kopi-jadi-alternatif-pakan-ternak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4812","title":{"rendered":"Limbah Kulit Kopi Jadi Alternatif Pakan Ternak"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kopi merupakan salah satu komoditas yang sangat menjanjikan, karena kopi Indonesia sangat terkenal di seluruh dunia.<\/strong>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Ditjen Perkebunan, Kementan, ekspor kopi di tahun 2016 mencapai 267.058 ton atau senilai 650 juta US Dolar. Ini membuktikan kopi menjadi salah satu komoditas unggulan.<\/p>\n<p>Dengan makin berkembangnya pengolahan kopi baik skala kecil atau skala industri tentunya akan menghasilkan hasil sampingan dari pengolahan kopi tersebut yaitu salah satunya adalah limbah kulit kopi.&nbsp;<\/p>\n<p>Dari pengolahan tersebut akan menghasilkan \u00b1 65 % biji kopi dan \u00b1 35 % limbah kulit kopi yang mana limbah kulit kopi tersebut masih bisa dimanfaatkan salah satunya menjadi alternatif pakan ternak.&nbsp;<\/p>\n<p>Pasalnya, dalam kulit kopi sendiri memiliki banyak kandungan nutrisi yang cocok untuk perkembangan ternak, sebagai berikut CP 9,94 %, SK 18,17 %, Lemak 1,97 %, Abu 11,28 %, Ca 0,68 %, P 0,20 %, GE 3306 Kkal dan TDN 50,6 % (Budiari, 2009).<\/p>\n<p>Dilansir dari lama pertanian.go.id, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui BPTP Bangka Belitung memperkenalkan teknologi pemanfaaatan limbah kopi sebagai pakan ternak.&nbsp;<\/p>\n<p>Limbah kulit kopi difermentasi terlebih dahulu untuk meningkatkan kandungan nutrisinya. Fermentasi kulit kopi biasanya menggunakan larutan Aspergillus Niger.&nbsp;<\/p>\n<h3>Cara pembuatan limbah Kopi jadi Pakan Ternak<\/h3>\n<p>Bagaimana cara pembuatannya?Campurkan air dengan gula pasir, NPK, Urea, dan Aspergillus Niger kemudian campuran tersebut diinkubasi dan diaerasi selama 24-36 jam dan larutan tersebut siap digunakan.&nbsp;<\/p>\n<p>Kemudian limbah kulit kopi dicampur dengan larutan tersebut dengan membuat lapisan-lapisan campuran tersebut dan letakkan di tempat yang teduh dari hujan dan sinar matahari langsung.&nbsp;<\/p>\n<p>Diamkan selama 5-6 hari untuk proses fermentasi dan setelah 5-6 hari limbah kulit kopi yang telah terfermentasi dikeringkan kemudian giling sesuai kebutuhan dan limbah kulit kopi terfermentasi siap digunakan sebagai pakan ternak.<\/p>\n<p>Menurut Guntoro, Peneliti Balitbangtan pemberian kulit kopi 100\u2013200 gr\/ekor\/hari pada kambing PE meningkatkan pertumbuhan rata-rata dari 68,15 gr (pakan tradisional) menjadi 99,25\u2013100,10 gr\/ekor\/hari.&nbsp;<\/p>\n<p>Dan pemberian kulit kopi terfermentasi sebanyak 11 % dari total ransum ayam buras bali meningkatkan produksi telurnya dari 35-45 % dari sebelumnya 25 %.<\/p>\n<p>Limbah kulit kopi mempunyai potensi yang cukup besar untuk dijadikan alternatif pakan ternak yang bisa meningkatkan produktifitas ternak.&nbsp;<\/p>\n<p>Pemanfaatannya bisa dilakukan khususnya di perkebunan kopi rakyat yang memiliki hewan ternak di lingkungan kebun tersebut. *<\/p>\n<p><strong>Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kopi merupakan salah satu komoditas yang sangat menjanjikan, karena kopi Indonesia sangat terkenal di seluruh dunia.&nbsp; Menurut Ditjen Perkebunan, Kementan,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4813,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[45,38,649,650],"class_list":["post-4812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-iptek-desa","tag-kaddes-net","tag-kementerian-pertanian","tag-limbah-kopi","tag-pakan-ternak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4812"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4814,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4812\/revisions\/4814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}