{"id":4645,"date":"2026-05-11T01:06:27","date_gmt":"2026-05-11T01:06:27","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4645"},"modified":"2026-05-11T08:48:49","modified_gmt":"2026-05-11T08:48:49","slug":"harapan-warga-wukur-di-jalan-terjal-kalau-ada-yang-sakit-hamil-atau-meninggal-harus-ditandu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4645","title":{"rendered":"Warga Wukur di Jalan Terjal: Kalau Ada yang Sakit, Hamil atau Meninggal Harus Ditandu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tinggal di pedalaman dan terisolir merupakan kendala bagi 50-an warga Kampung Wukur, Desa Sika, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.<\/strong>&nbsp;<\/p>\n<p>Betapa tidak, pasca pembukaan jalan selebar 1 meter sejauh 3 km, oleh TNI AD melalui program Tentara Masuk Desa (TMD) pada tahun 2006 silam dan juga pelebaran jalan oleh Pemkab Sikka tahun 2020 lalu, hingga kini masih ekstrim.&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk mencapai Kampung Wukur yang jaraknya kurang lebih 3,4 kilometer dari Kampung Sikka, warga harus berjalan kaki.&nbsp;<\/p>\n<p>Jika nekat menggunakan kendaraan roda dua, pengendara motor harus memiliki nyali. Kondisi mulai dari ujung Kampung Sikka ini merupakan jalanan yang curam, sebagian berbatu berdampingan dengan tebing batu di satu sisi dan jurang di sisi lain.&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_4646\" aria-describedby=\"caption-attachment-4646\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4646\" src=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30391-300x155.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30391-300x155.jpg 300w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30391-1024x530.jpg 1024w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30391-768x397.jpg 768w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30391.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4646\" class=\"wp-caption-text\"><em>Aktivitas Warga di Kampung Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain itu, dibagian bawah jurang terhampar batu karang khas pantai selatan. Kondisi ini memberikan banyak kesulitan bagi warga Kampung Wukur.&nbsp;<\/p>\n<p>Bila ada warga kampung yang menderita sakit dan tidak mampu berjalan, maka warga lain akan menggotong yang bersangkutan sejauh 3 kilometer demi mendapatkan pelayanan kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cKami sudah biasa pikul orang sakit, orang yang mau melahirkan, atau orang yang meninggal dari sini hingga ke Sikka atau sebaliknya,\u201d ungkap Marice Klamensia, seorang ibu rumah tangga berusia 41 tahun, warga RT 12\/ RW 003 Dusun Wukur, kepada Kaddes.net Jumat 9 Mei 2026.<\/p>\n<p>Ia mengisahkan, perna ada seorang bapa bernama Ignasius Manase menderita sesak napas. Sempat dibawa berobat ke Maumere beberapa hari sebelumnya, namun keluarga memutuskan membawanya kembali ke kampung.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4647\" aria-describedby=\"caption-attachment-4647\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4647\" src=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30358-300x151.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"151\" srcset=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30358-300x151.jpg 300w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30358-1024x516.jpg 1024w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30358-768x387.jpg 768w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30358.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4647\" class=\"wp-caption-text\"><em>Suasana Warga Kampung Wukur berjalan kaki<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>&#8220;Tidak hanya saat kembali dari tempat berobat, saat berangkat pun harus digotong menggunakan tandu dari sarung menuju Kampung Sika, karena jalan rusak,&#8221; kisahnya.<\/p>\n<p>Hal senada diungkapkan Renoldus Kustanto, salah satu Pemuda Kampung Wukur, kondisi jalan yang rusak membuat warga yang meninggal pun harus digotong.<\/p>\n<p>Bahkan, sering terjadi ibu hamil (bumil) melahirkan di tengah jalan.<\/p>\n<p>\u201cSudah sering ibu hamil melahirkan dalam perjalanan. Anak yang itu salah satu yang lahir di jalan,\u201d ungkapnya.&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_4648\" aria-describedby=\"caption-attachment-4648\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4648\" src=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30390-300x157.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"157\" srcset=\"https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30390-300x157.jpg 300w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30390-1024x534.jpg 1024w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30390-768x401.jpg 768w, https:\/\/kaddes.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/30390.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4648\" class=\"wp-caption-text\"><em>Suasana Pemukiman Warga Kampung Wukur<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain jalan, pantauan Kaddes.net, kesulitan yang dialami warga Kampung Wukur hingga saat ini adalah tidak tersedianya jaringan listrik serta sinyal telekomunikasi.&nbsp;<\/p>\n<p>Warga berharap realita yang dialami warga akibat buruknya akses jalan ini segera mendapatkan perhatian serius pemerintah mulai dari tingkat kabupaten hingga pusat.*<\/p>\n<p><strong>Penulis: Tata Shinto | Editor: Sutomo Hurint<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tinggal di pedalaman dan terisolir merupakan kendala bagi 50-an warga Kampung Wukur, Desa Sika, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4647,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[576,322,45,574,575,48,84],"class_list":["post-4645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dari-desa","tag-daerah-3t","tag-jalan-rusak","tag-kaddes-net","tag-kampung-wukur","tag-kisah-ibu-hamil","tag-ntt","tag-sikka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4645"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4652,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions\/4652"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}