{"id":4442,"date":"2026-04-24T14:20:34","date_gmt":"2026-04-24T14:20:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4442"},"modified":"2026-04-24T14:27:19","modified_gmt":"2026-04-24T14:27:19","slug":"warga-bugalima-pertanyakan-kepastian-dan-keadilan-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4442","title":{"rendered":"Warga Bugalima Pertanyakan Kepastian dan Keadilan Hukum"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><b>Warga Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur mempertanyakan kepastian dan keadilan hukum atas peristiwa penyerangan dan pembakaran rumah warga desa Bugalima yang terjadi pada 21 Oktober tahun 2024 silam. <\/b><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima media kaddes.net semenjak peristiwa penyerangan dan pembakaran rumah warga Bugalima 2 tahun silam, hingga saat ini dari 21 tersangka, baru 5 tersangka yang disidangkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sedangkan, sebanyak 16 tersangka pelaku lainnya belum disidangkan dan masih&nbsp; bebas. Bahkan, ada tersangka pelaku yang merantau keluar daerah padahal para tersangka ini berstatus tahanan wajib lapor.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami ingin kejelasan, kepastian dan keadilan hukum bagi kami warga desa Bugalima,&#8221; ungkap Petrus Wati, Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Bugalima pada Selasa, 21 April 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Petrus sendiri tidak ingin penyerangan sekelompok warga desa Ile Pati dan Kimakamak yang terjadi 2 tahun silam, terulang kembali.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Petrus persoalan hukum mestinya benar-benar dilakukan secara <i>clean<\/i> dan <i>clear<\/i> (bersih dan jelas) agar mencegah penyerangan tidak terjadi lagi dimasa depan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami ini mau mempertanyakan kepada pemerintah dan negara ini. Apakah, kami sebagai korban penyerangan tidak layak mendapatkan keadilan,&#8221; tanya Petrus dengan nada terbata-bata.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami mohon pemerintah pusat dan daerah benar-benar melihat situasi warga disini. Penyerangan bisa saja terjadi lagi suatu waktu jika proses hukum tidak diselesaikan secara benar dan adil,&#8221; tambah Petrus.<\/p>\n<p>Kepala Desa Bugalima, Rikardus Baka Tukan menjelaskan bahwa untuk para tokoh masyarakat dan warga Desa Bugalima belum merasa tenang dengan situasi saat ini, dimana proses hukum terhadap tersangka belum diselesaikan secara tuntas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSebenarnya ada keresahan juga di masyarakat karena para tersangka pelaku masih bebas dan belum menerima sanksi atas perbuatannya. Hal ini tidak memberikan efek jera terhadap para tersangka pelaku,\u201d ungkap Rikardus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rikardus mengatakan warga dan tokoh masyarakat Desa Bugalima menanti janji dari Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan Aparat Penegak Hukum untuk menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas demi memenuhi keadilan hukum bagi setiap warga negara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kita berharap adanya kepastian hukum terhadap pelaku demi terciptanya rasa keadilan bagi korban penyerangan dan pembakaran rumah di Bugalima,&#8221; tandas Rikardus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, hingga saat ini kaddes.net telah berusaha untuk mengkonfirmasi beberapa pihak terkait, dalam penanganan proses hukum terhadap tersangka pelaku penyerangan dan pembakaran rumah warga desa Bugalima.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Namun, para pihak tersebut antara lain, Yitno Wada, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Flores Timur dan Pihak Penyidik Polres Flores Timur belum memberi respon.*<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><b>Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto <\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur mempertanyakan kepastian dan keadilan hukum atas peristiwa penyerangan dan pembakaran rumah warga&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4443,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[206,473,470,471,474,472],"class_list":["post-4442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dari-desa","tag-kaddesnet","tag-kesbangpol-flores-timur","tag-konflik-desa-bugalima","tag-pelaku-penyerangan-dan-pembakaran-rumah-warga-bugalima","tag-penyidik-polres-flores-timur","tag-yitno-wada"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4442"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4447,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4442\/revisions\/4447"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4443"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}