{"id":4145,"date":"2026-03-25T14:09:52","date_gmt":"2026-03-25T14:09:52","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4145"},"modified":"2026-03-26T06:30:16","modified_gmt":"2026-03-26T06:30:16","slug":"mengambil-dibalik-batu-air-ini-untuk-minum-dan-masak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4145","title":{"rendered":"Nestapa Warga Masebewa di Sikka, Ambil Air Dibalik Batu untuk Minum dan Masak"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu desa terdampak banjir bandang yang terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026 lalu.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat berada di aliran sungai Lowo Regi, suasana tampak ramai dengan adanya aksi gotong royong warga bersama Tim BPBD Sikka memperbaiki ruas jalan yang putus tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Namun dibalik itu, ada pemandangan yang cukup menyentuh hati oleh anak-anak Desa Masebewa saat berada di sebelah timur dari aliran sungai Lowo Regi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sekelompok anak-anak, dengan jerigen di tangan, turun dari jalan utama menyusuri aliran sungai Lowo Loo.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dibalik batu gunung yang cukup besar, anak-anak ini mengisi air dalam jerigen yang mereka bawah dari rumah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Air dengan debit kecil yang keluar dari mata air dibalik batu besar ini digunakan sebagai sumber air minum dan memasak untuk keluarga mereka di rumah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Air ini kami ambil untuk minum dan masak pak,&#8221; ungkap Katarina Sa Hurit (14) dan Febriyanti Lambu Polu (15) kepada <em>Kaddes.net<\/em>, Selasa petang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk mendapatkan air bersih dibalik batu ini, Katarina dan Febriani mengisahkan, warga Dusun Pamabaim itu anak-anak maupun orang dewasa, harus berjalan kaki sekitar 500 meter dari rumah mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kondisi ini dilakukan lantaran tidak ada jaringan air bersih di kampung mereka sejak beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Di kampung kami belum ada jaringan air bersih. Ini jaringan air bersih yang ada digunakan untuk warga di dusun Masebewa,&#8221; tutur keduanya sambil menunjuk jaringan air bersih yang lintas di aliran Lowo Lo&#8217;o.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kedua anak ini pun menitipkan pesan, agar di wilayahnya mendapatkan saluran jaringan air bersih yang masuk ke rumah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan demikian, warga bisa menggunakan air bersih dengan layak. Mengingat di wilayah ini terdapat sejumlah sumber mata air pegunungan yang bisa dijadikan sumber air bersih.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><strong>Jaringan air bersih rusak akibat banjir<\/strong><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Pasca terjangan banjir bandang di Desa Masebewa, juga berdampak pada sumber air bersih untuk warga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Akibat banjir bandang yang terjadi, sejumlah jaringan pipi air bersih kini mengalami kerusakan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Dampak banjir kali ini, tidak saja jalan putus, sawah rusak, namun jaringan air bersih pun rusak,&#8221; terang Kepala Desa Masebewa, Geradus Erasmus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Kades Arnold, demikian sapaan keseharian, saat ini warga Masebewa pun mengalami krisis air bersih.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk mendapatkan air bersih, warga mencari sumber mata air yang ada untuk digunakan sebagai sumber air minum.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Bahkan ada warga yang terpaksa harus membeli dari mobil air bersih,&#8221; paparnya. *<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Penulis: Tata Shinto I Editor: Sutomo Hurint<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu desa terdampak banjir bandang yang terjadi pada Jumat,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4146,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[4,36],"tags":[161,45,84],"class_list":["post-4145","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa-kita","category-kabar-dari-desa","tag-kabupaten-sikka","tag-kaddes-net","tag-sikka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4145","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4145"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4145\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4150,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4145\/revisions\/4150"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4146"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4145"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4145"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4145"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}