{"id":4093,"date":"2026-03-22T06:42:32","date_gmt":"2026-03-22T06:42:32","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4093"},"modified":"2026-03-23T03:47:51","modified_gmt":"2026-03-23T03:47:51","slug":"perdana-pawai-obor-malam-takbiran-semoga-menjadi-berkat-dan-kedamaian-flores-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=4093","title":{"rendered":"Perdana Pawai Obor Malam Takbiran: &#8216;Semoga Menjadi Berkat dan Kedamaian Flores Timur&#8217;"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><b>Jumat, 20 Maret 2026, Pukul, 20.00 Wita, malam hari suasana di Kantor Bupati Flores Timur tampak berbeda dari biasanya. <\/b><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ratusan anak-anak memenuhi halaman depan kantor bupati. Para pria mengenakan songkok dan sarung aneka motif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sedangkan, wanita mengenakan mukena. Di tangan, memegang obor dan lampion warna-warni.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mereka adalah Remaja Masjid di Kota Larantuka. Anak-anak paruh baya ini akan melaksanakan pawai obor menyambut hari puncak kemenangan pada perayaan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ketua Panitia Pelaksana Pawai Obor, Adam Bethan mengungkapkan skema pawai obor ini baru perdana kali dilakukan di Kota Larantuka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dimana, kata Adam pada tahun-tahun sebelumnya pawai obor dilakukan di wilayah masjid masing-masing.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Tahun ini perdana. Sebelumnya pawai obor hanya kita lakukan di wilayah masjid masing-masing,&#8221; ungkap Adam.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adam menjelaskan para peserta yang mengikuti pawai obor ini merupakan utusan dari 4 masjid di Kota Larantuka yakni Remaja Masjid Agung Syuhada Ekasapta, Masjid Al-Amin Weri, Masjid As-Samad Postoh dan Masjid Al-Mujahidin Puken Tobi Wangi Bao.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Setiap masjid mengirimkan wakilnya sekitar 30 hingga 50 orang. Jadi kurang lebih sekitar 200 peserta remaja masjid yang ikut pawai obor ini,&#8221; ungkap Adam.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Para peserta kata Adam, melakukan <em>long march<\/em> kurang lebih 3 kilometer melintasi jalan Basuki Rahmat. Titik start di Kantor Bupati, kemudian berjalan menuju masjid Postoh dan kembali menuju masjid Ekasapta.&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adam berharap melalui pawai obor ini, sukacita hari raya Idulfitri dapat memberikan kedamaian bagi warga di Kota Larantuka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Idulfitri adalah hari kemenangan. Hari kegembiraan. Semoga, menjadi berkat dan kedamaian bagi warga Flores Timur,&#8221; ungkap Adam.<\/p>\n<h3 dir=\"ltr\"><b>Akar Budaya Sebagai Simbol Pemersatu <\/b><\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Suasana kota yang dijuluki sebagai kota Bunda Maria ini tampak ramai dan larut dalam suasana kegembiraan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tak hanya, umat Muslim. Umat Katolik, agama mayoritas Kota Larantuka juga berbondong-bondong turun ke pinggir jalan menyaksikan pawai obor ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bagi, warga Kota Larantuka ini adalah ekspresi persaudaraan dan kekeluargaan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Umat Muslim adalah saudara. Sekalipun kita berbeda keyakinan tapi kita saudara di atas Bumi Lamaholot,&#8221; ungkap Helen Dasilva.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Rasa persaudaraan itu tumbuh ketika kita mengenal akar dari budaya kita yakni sebagai orang Lamaholot,&#8221; tambah Helen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ekspresi kegembiraan terpancar dari wajah putra dan putri paruh bayah dari keempat masjid tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sepanjang perjalanan, anak-anak remaja masjid Kota Larantuka terus memuliakan Kebesaran Allah SWT dengan gema takbir.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><b>Penulis: Sutomo Hurint I Editor: Tata Shinto<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumat, 20 Maret 2026, Pukul, 20.00 Wita, malam hari suasana di Kantor Bupati Flores Timur tampak berbeda dari biasanya. Ratusan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4094,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[34,36,2],"tags":[343,43,206,342,341],"class_list":["post-4093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita-budaya","category-kabar-dari-desa","category-nusantara","tag-akar-budaya-lamaholot","tag-flores-timur","tag-kaddesnet","tag-malam-takbiran","tag-pawai-obor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4093"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4093\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4105,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4093\/revisions\/4105"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}