{"id":3942,"date":"2026-03-14T05:01:24","date_gmt":"2026-03-14T05:01:24","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3942"},"modified":"2026-03-14T05:02:14","modified_gmt":"2026-03-14T05:02:14","slug":"3942","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3942","title":{"rendered":"Tips Membuat Pupuk Bokashi dan Pupuk Cair Organik"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Bahan-bahan pembuatan pupuk Bokashi dan pupuk cair ini sangat mudah. Bahan-bahannya pun tidak sulit didapat&#8211;ada di sekitar lingkungan dan kebun petani.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Berikut <em>Kaddes.net<\/em> menyajikan tips pembuatan pupuk Bokashi dan pupuk cair yang diperoleh dari Wahana Tani Mandiri (WTM).<\/p>\n<h4 dir=\"ltr\"><strong>Pupuk Bokashi<\/strong><\/h4>\n<p dir=\"ltr\">Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk pupuk bokashi:<br \/>\n1. Kotoran ternak<br \/>\n2. Jerami padi<br \/>\n3. Serbuk kayu, sekam<br \/>\n4. Batang pisang<br \/>\n5. Abu dapur<br \/>\n6. Daun legum(daun gamal, lamtoro, turi)<br \/>\n7. Sabuk kelapa<br \/>\n8. EM-4 dan gula pasir<br \/>\n9. Air secukupnya<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahan bokashi terdiri dari bahan yang mengandung N, P dan K. Bahan-bahan yang mengandung N (nitrogen) berasal dari hijauan daun legum.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahan yang mengandung Posfor berasal dari kotoran ternak, batang pisang, abu dapur, jerami dan serbuk kayu atau sekam padi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sedangkan bahan yang mengandung kalium dan kalsium berasal dari sabuk kelapa juga dr jerami padi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Cara Pembuatan:<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pertama-tama, bahan-bahan yang telah disiapkan, dicacah terlebih dahulu. Kemudian masing masing jenis bahan dituangkan di tempat\/wadah fermentasi, lalu diaduk sampai merata.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk mempercepat proses fermentasi, EM-4 yg dilarutkan terlebih dahulu dgn air dan gula. Kemudian disiramkan\/dipercik hingga merata.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Proses tersebut dilakukan secara berulang ulang sampai semua bahan terlihat basah, kemudian ditutup rapat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selama proses fermentasi sampai 14 hari dilakukan pengecekan suhu sekitar 45 derajat. Kalau terlalu panas maka wadah dibuka, dilakukan pengadukan secara merata hingga suhunya kembali normal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah 14 hari fermentasi, bokashi siap dipakai.<\/p>\n<h4 dir=\"ltr\"><strong>Pupuk Cair<\/strong><\/h4>\n<p dir=\"ltr\">Untuk pupuk cair bahannya sama dengan pupuk bokashi, hanya prosesnya yang berbeda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahan-bahan tersebut diisi ke dalam karung kemudian dimasukkan ke dalam drum.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah itu campuran EM-4 dituangkan secukupnya, kemudian ditambah air.<br \/>\nWaktu fermentasi selama 14 hari<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hasil praktek kemarin pupuk cair organik di lakukan fermentasi sebanyak 2 drum, yang diperkirakan akan menghasilkan pupuk cair sebanyak 200 liter. *<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Penulis: Tata Shinto<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahan-bahan pembuatan pupuk Bokashi dan pupuk cair ini sangat mudah. Bahan-bahannya pun tidak sulit didapat&#8211;ada di sekitar lingkungan dan kebun&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[62],"tags":[45,296,297],"class_list":["post-3942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-iptek-desa","tag-kaddes-net","tag-pupuk-bokashi","tag-pupuk-cair"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3942"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3944,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3942\/revisions\/3944"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}