{"id":3784,"date":"2026-03-03T12:50:15","date_gmt":"2026-03-03T12:50:15","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3784"},"modified":"2026-03-03T13:17:06","modified_gmt":"2026-03-03T13:17:06","slug":"warga-8-desa-di-pulau-palue-sikka-minta-pemerintah-lanjut-bangun-puskesmas-tuanggeo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3784","title":{"rendered":"Warga 8 Desa di Pulau Palue, Sikka Minta Pemerintah Lanjut Bangun Puskesmas Tuanggeo"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><b>Warga 8 desa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta pemerintah kembali melanjutkan pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue.<\/b><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Proses pembangunan Puskesmas Tuanggeo pada tahun anggaran 2025 terhenti menyusul pemutusan kontrak proyek pelaksanaan proyek.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Fisik pengerjaan proyek tersebut baru 56 persen, sementara dana pekerjaan yang sudah diselesaikan hanya 40 persen. Proyek itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6.467.987.080.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penghentian ini sangat berpengaruh pada pelayanan kesehatan di pulau yang masuk dalam daerah 3T ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Permintaan warga ini sangat beralasan. Di Pulau Palue, selain pelayanan terganggu, fasilitas Kesehatan sangat minim,&#8221; kata Camat Palue, Rudolfus Riba, Selasa, 3 Februari 2026 siang ditemui <em>Kaddes.net<\/em> di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rudolf mengatakan, pembangunan Puskemas Tuanggeo sangat penting dan mendesak untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terutama 4 desa di wilayah perbukitan, yakni Nitunglea, Rokirole, Tuanggeo dan Ladolaka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena selama ini, pemerintah kecamatan dan UPT Puskesmas Tuanggue menyulap fasiltas puskesmas pembantu (pustu) sebagai pusat pelayanan kesehatan dengan fasilitas pelayanan yang sangat minim.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara di wilayah kerja UPT Puskesmas Tuanggeo sesuai hasil evaluasi bersama, pada umumnya masyarakat mengalami gangguan kesehatan seperti, gizi buruk, gizi kurang, stunting, DBD, Rabies yang perlu mendapatkan perawatan secara intensif baik melalui rawat jalan maupun rawat inap.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Jika ada warga yang harus mendapat pelayanan darurat, maka pasien harus dirujuk ke Maumere. Itupun harus bertaruh nyawa dengan ganasnya gelombang apalagi musim gelombang pasang. Di Pulau Palue minim fasilitas kesehatan,&#8221; papar Devi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menjelaskan, pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sikka mendapat alokasi anggaran pembangunan prototipe.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tetapi, kata dia, dalam perjalanan ada kendala di progres kemajuan fisik dengan syarat salur 3 dimana harus keuangan salur 1 dan 2 itu 90 persen dan fisik harus mencapai minimal 70 persen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAkhir Desember 2025, uang diserap sekitar 90 persen untuk keseluruhan tetapi yang kemajuan fisik Puskesmas Tuanggeo itu baru 56 persen menurut laporan konsultan pengawas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melihat kondisi ini, kata Petrus, pihaknya bersama BPK turun ke Pulau Palue untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan saat ini Inspektorat Daerah sedang menghitung selisih volume-nya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Petrus berharap mudah-mudahan ada kebijakan dari Bupati Sikka dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menilai agar Puskesmas ini bisa dilanjutkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Sementara berproses di TAPD dan akan dilanjutkan dengan pergeseran anggaran mendahului perubahan sehingga mudah-mudahan ada kebijakan untuk melanjutkan ini di pergeseran anggaran,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kenapa di pergeseran, lanjut Petrus, sebab apabila harus menunggu di perubahan anggaran maka waktu pengerjaan tidak mencukupi karena waktu untuk tender dan lainnya itu hampir 3 bulan lebih.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPerubahan anggaran biasanya terjadi di bulan Oktober. Jadi kita harapkan kalau memang ada di pergeseran bisa diakomodir sehingga kita punya waktu luang untuk lakukan lelang. Waktu pelaksanaan penyelesaiannya masih cukup hingga bulan Desember 2026,\u201d terangnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Petrus mengakui apabila proyeknya tidak bisa dilanjutkan maka Pemerintah Kabupaten Sikka harus membayar selisih volume lebih terpasang ke kontraktor itu 16 persen dimana perhitungan anggarannya di atas Rp 1 miliar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, apabila Pemerintah Kabupaten Sikka tidak melanjutkan pembangunannya dan membayar Rp 1 miliar lalu asas manfaat pembangunan Puskesmas Tuanggeo tidak ada maka ini tentu jadi pertimbangan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cUntuk itu kita bayar selisih anggarannya lalu kita lanjutkan pembangunannya sehingga asas manfaat untuk Puskesmas ini bisa dirasakan oleh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tuanggeo,\u201d tandasnya. *<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><b>Penulis: Tata Shinto<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga 8 desa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta pemerintah kembali melanjutkan pembangunan Puskesmas Tuanggeo di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3785,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[36,2],"tags":[231,161,45,227,229,228],"class_list":["post-3784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dari-desa","category-nusantara","tag-dinas-kesehatan-sikka","tag-kabupaten-sikka","tag-kaddes-net","tag-pemda-sikka","tag-pulau-palue","tag-puskesmas-tuanggeo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3784"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3788,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3784\/revisions\/3788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}