{"id":3710,"date":"2026-02-27T17:33:17","date_gmt":"2026-02-27T17:33:17","guid":{"rendered":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3710"},"modified":"2026-02-28T03:15:43","modified_gmt":"2026-02-28T03:15:43","slug":"gubernur-ntt-bentuk-tim-kerja-percepatan-pembangunan-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kaddes.net\/?p=3710","title":{"rendered":"Gubernur NTT Bentuk Tim Kerja Percepatan Pembangunan Daerah"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\"><b>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan langkah progresif dengan membentuk lima tim kerja khusus guna mempercepat pembangunan daerah. <\/b><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tim kerja ini dibentuk dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Percepatan Pembangunan Daerah yang berlangsung di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 27 Februari 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rapat pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah ini dipimpin langsung oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena.<\/p>\n<p>Gubernur membagi fokus percepatan ke dalam lima tim strategis dengan koordinator masing-masing sebagai berikut:<\/p>\n<p><i>Pertama<\/i> adalah Tim Akselerasi Dasacita dan Program Pusat di Daerah. Tim ini dipimpin oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi NTT, Alfons Theodorus.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tim ini bertugas me-review implementasi Program Unggulan Daerah (Dasacita) serta Program Strategis Nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih dan Swasembada Pangan.<\/p>\n<p><i>Kedua<\/i>, Tim Implementasi Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu. Tim ini dipimpin oleh Jonny Ericson Ataupah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Fokus utama dari tim ini adalah validasi data man-to-man dan penindakan tegas bagi oknum yang memanipulasi data kemiskinan. Gubernur menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 17,5% menjadi 11,5% di akhir masa kepemimpinan.<\/p>\n<p><i>Ketiga<\/i>, Tim Optimalisasi PAD: Dipimpin oleh Bernhard Menoh, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tim ini ditugaskan menutup kebocoran pajak, serta optimalisasi pendapatan daerah dengan meningkatkan sumber PAD yang ada maupun mencari sumber PAD baru.<\/p>\n<p><i>Keempat<\/i>, Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan. Dipimpin oleh Selfi Nange, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Fokus kerja tim ini adalah hilirisasi produk lokal melalui NTT Mart dan penyaluran KUR bagi ASN dan UMKM untuk kepentingan produktif.<\/p>\n<p><i>Kelima<\/i>, Tim Komunikasi Pemerintahan. Dipimpin oleh Prisila Parera, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tugas tim <i>kelima<\/i> ini adalah memproduksi pemberitaan dan konten positif harian untuk menjaga ruang publik dari gosip dan membangun motivasi dan optimisme masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Tim ini dibentuk untuk mempercepat koordinasi, menghemat waktu, dan energi,&#8221; ungkap Gubernur Melki dalam arahannya.<\/p>\n<p>Melki menegaskan tim kerja ini bersifat operasional tanpa mengambil alih tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Evaluasi kinerja tim akan dilakukan secara berkala setiap bulan hingga satu tahun untuk memastikan setiap target tercapai secara terukur,&#8221; tegas Melki.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Yosef Rasi menjelaskan bahwa pembentukan tim kerja ini merupakan upaya penyelarasan potensi Sumber Daya Manusia (SDM), Alam dan Budaya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).<\/p>\n<p>Setiap tim, kata Yosef terdiri dari 50 orang, dengan komposisi 60% pejabat struktural dan 40% staf.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Tim ini bersifat lintas sektor dan tidak terikat kaku pada jabatan birokrasi, melainkan bekerja berdasarkan kapasitas pribadi dan kompetensi,&#8221; ungkap Yosef. *<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><b>Penulis: Sutomo Hurint<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan langkah progresif dengan membentuk lima tim kerja khusus guna mempercepat pembangunan daerah. Tim&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3713,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[36,2],"tags":[99,206,135,208],"class_list":["post-3710","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-dari-desa","category-nusantara","tag-gubernur-ntt","tag-kaddesnet","tag-melki-laka-lena","tag-tim-percepatan-pembangunan-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3710"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3710\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3725,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3710\/revisions\/3725"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kaddes.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}